Oknum Pembina Pramuka Bejat Ditangkap Setelah Dilaporkan, Beberapa Siswi Alami Trauma

Korban yang mengalami trauma pun melaporkan perbuatan bejat pembina pramuka tersebut kepada orangtua mereka.

Editor: Nani Rachmaini
net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM-Duduk perkara pembina pramuka cabuli beberapa siswi SMP saat berkemah, korban trauma.

Sejumlah siswi SMP di Gunungkidul, Yogyakarta menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum pembina pramuka di sekolah mereka.

Korban yang mengalami trauma pun melaporkan perbuatan bejat pembina pramuka tersebut kepada orangtua mereka.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga ( Disdikpora) Gunungkidul, Yogyakarta, menindaklanjuti dugaan pencabulan di salah satu sekolah di Kecamatan Gedangsari.

Disdikpora menyediakan konseling jika diperlukan para siswa karena trauma kasus pencabulan.

Anak Ahok dari Veronica tan Tak Posting Apapun di IG setelah Puput Lahirkan Bayi, Begini Kondisinya

Motor Baru yang di Launching 2020 - Kawasaki ZX-25R, Suzuki DR150, Burgman Street, Honda Air Blade

Justin Bieber Menderita Lyme Disease, Penyakit yang Disebabkan Kutu

"Hari ini saya datang ke sini (sekolah) memastikan memang benar terjadi seperti itu,” kata Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid saat ditemui di Gedangsari Jumat (10/1/2020). 

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribunnews)

Bahron mengaku sempat bertemu dengan 4 orang siswi, dan mereka mengaku diciumi oleh ED pendamping Pramuka pada medio Desember 2019.

Pihaknya memastikan kondisi sudah membaik dan tenang, meski diakuinya ada trauma akibat peristiwa itu.   

“Saya dorong anak-anak tetap belajar dengan baik. Anak anak kami memang trauma terhadap perilaku Pak ED, tetapi di sekolah mereka merasa aman,” katanya. 

“Saya berikan jaminan Pak ED tak akan lagi membina Pramuka di SMP ini,” ucapnya.

Pihak Disdikpora akan terus memantau perkembangan psikologis anak. Jika ada keluhan diharapkan untuk melaporkan ke sekolah dan akan ditindaklanjuti.

“Selama ada ketidaknyamanan lapor ke bapak ibu guru, nantinya akan lapor ke kami, akan kami tangani,” katanya. 

Bahron mengatakan, pihaknya dan sekolah akan melakukan pengawasan terhadap pembina pramuka.

“Kita harus lindungi anak-anak dari berbagai macam ketidaknyamanan,” ucapnya. 

Ini yang Dilakukan Indra Sjafri Bersama Shin Tae-yong Untuk Mengangkat Prestasi Timnas Indonesia

Dicurigai Ada Racun di Tubuh Lina, Polda Jabar Gandeng Mabes Polri Untuk Hasil Otopsi

Anak Ahok dari Veronica tan Tak Posting Apapun di IG setelah Puput Lahirkan Bayi, Begini Kondisinya

Sebelumnya, Kapolsek Gedangsari, AKP Solechan mengatakan, ada 7 orang saksi dan korban.

Dari pengakuan awal, diketahui perbuatan dugaan pencabulan para siswi SMP N di Gedangsari.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved