Ilegal Drilling

Gerebek Lokasi Ilegal Drilling di Malam Hari, Petugas Amankan 4 Pengebor Minyak Ilegal di Bajubang

Gerebek Lokasi Ilegal Drilling di Malam Hari, Petugas Amankan 4 Pengebor Minyak Ilegal di Bajubang

Gerebek Lokasi Ilegal Drilling di Malam Hari, Petugas Amankan 4 Pengebor Minyak Ilegal di Bajubang
Tribunjambi.com/Rian Aidilfi
Gerebek Lokasi Ilegal Drilling di Malam Hari, Petugas Amankan 4 Pengebor Minyak Ilegal di Bajubang 

Gerebek Lokasi Ilegal Drilling di Malam Hari, Petugas Amankan 4 Pengebor Minyak Ilegal di Bajubang

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Tim gabungan terpadu dari TNI, Polri dan Pemda Batanghari, mengamankan empat pelaku Illegal Drilling di Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Empat orang pelaku tersebut yakni Suyono, Santonu, Andi Sustan dan Dendi Dwi Putra. Mereka ditangkap di Dusun Laman Teras, Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang.

Barang bukti yang ikut didapat yakni delapan unit sepeda motor jenis Honda Revo tanpa pelat, tiga buah pipa besi canting atau polotan minyak dari sumur, delapan buah jeriken berisi minyak hasil pengeboran dan empat roll temeng atau tali tambang.

Tim gabungan mengamankan empat pelaku ilegal drilling di Bajubang
Tim gabungan mengamankan empat pelaku ilegal drilling di Bajubang (Tribunjambi.com/Rian Aidilfi)

Kapolres Batanghari, AKBP Dwi Mulyono kepada wartawan menyebut, para pelaku diamankan dalam razia lanjutan yang dilakukan tim terpadu sejak 5 Januari 2019 lalu.

"Mereka diamankan diwaktu yang berbeda namun di wilayah yang sama. Mereka ditangkap saat sedang melakukan kegiatan pengeboran minyak," kata Dwi Mulyono, dalam pres rilis di Mapolres, Kamis (9/1/2020).

Menurut Kapolres, pihaknya memang sengaja melakukan razia lagi. Namun kali ini, razia dilakukan pada malam hari.

Hasilnya, memang masih ada yang bermain kucing-kucingan oleh petugas pasca razia yang digelar pada akhir 2019 lalu.

"Sebelumnya, tim gabungan melaksanakan razia. Hasilnya sempat berhenti total. Namun, setelah razia usai, mereka main kucing-kucingan melakukan pengeboran lagi selama beberapa hari. Ternyata, aktivitas pengeboran minyak memang dilakukan pada malam hari dan 4 orang pun diamankan," ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih mendalami keterlibatan para pelaku. Namun, sejauh ini pengakuan dari para pelaku, kata Dwi, mereka adalah pekerja lapangan yang mengebor minyak.

Halaman
12
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved