Duta Besar Iran Untuk PBB Soroti Pernyataan Trump, "Iran Harus Bertindak"
Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Majid Takht Ravanchi memperingatkan Amerika Serikat (AS)
Indonesia minta semua pihak menahan diri
Terkait ketegangan kedua negara tersebut, Indonesia menyerukan semua pihak menahan diri agar tidak memperburuk situasi yang ada.
Demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun, Minggu (5/1/2019).
• Ria Irawan Meninggal Dunia, Ucapan Duka Cita Mengalir Deras
• Heboh, Air Sumur Ini Seperti Mendidih, Apa yang Sebenarnya Terjadi, Ada Sumber Mata Air Panas?
• Hasil Liga Piala FA Tadi Malam, Tottenham Hotspur Bermain Kurang Maksimal, Chelsea Berhasil Lolos?
"Indonesia prihatin dengan eskalasi situasi yang terjadi di Irak. Kami meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi," tulis rilis tersebut.
Pemerintah juga menghimbau warga negara Indonesia (WNI) di Irak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
Jika memerlukan informasi atau bantuan, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Baghdad +9647500365228.
Tercatat ada sekitar 850 WNI tinggal di Irak, yang sebagian besar merupakan mahasiswa, pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI, maupun WNI yang menikah dengan warga lokal.
Selain itu KBRI Tehran juga mengeluarkan sejumlah imbuan bagi WNI dan diaspora yang berada di Irak, satu di antaranya adalah mengimbau WNI agar menghindari tempat-tempat kerumunan massal atau rawan serta berpotensi timbulnya konflik, atau wilayah yang rawan sasaran serangan.
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:
.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dubes Iran untuk PBB: Kami akan Bertindak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/iran-jenderal-terbunuh.jpg)