Berita Sarolangun

Evaluasi Program Subling 2019, Kehadiran Pejabat Eselon IV Pemkab Sarolangun Jadi Sorotan

Evaluasi Program Subling 2019, Kehadiran Pejabat Eselon IV Pemkab Sarolangun Jadi Sorotan

Evaluasi Program Subling 2019, Kehadiran Pejabat Eselon IV Pemkab Sarolangun Jadi Sorotan
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Evaluasi Program Subling 2019, Kehadiran Pejabat Eselon IV Pemkab Sarolangun Jadi Sorotan 

Evaluasi Program Subling 2019, Kehadiran Pejabat Eselon IV Pemkab Sarolangun Jadi Sorotan

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun mengevaluasi program salat subuh keliling atau subling tahun 2019.

Setiap pelaksanaan subling diketahui Pemkab Sarolangun memberlakukan absensi bagi para pejabat yang hadir baik pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Sarolangun.

Kabag Bina Kesra Setda Saroalngun, Puadi mengatakan, dari evaluasi yang dilakukan berdasarkan absensi, kehadiran para pejabat, baik eselon IV masih jauh dari harapan. Diketahui masih banyak yang tidak ikut melaksanakan kegiatan subling.

Pilot Garuda Indonesia Kaget saat Gubernur Jambi dan Istri Tiba-tiba Datang, Edisi Spesial

Doa Setelah Sholat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya, Subuh - Latin, Arab Lengkap dengan Artinya

Istri Protokol Bentak Gus Dur Karena Telepon Waktu Subuh, Suami Kaget Lihat Layar HP: Itu Presiden!

BREAKING NEWS Dedi Dores Warga Jambi dan 2 Pemuda Tews di Sungai Manau

"Untuk eselon II itu hampir 100 persen bagus pelaksanaannya, eselon III sekitar 90 persen, dan masih banyak bermasalah itu di tataran eselon IV. Ada beberapa OPD yang pegawainya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan," katanya.

Menurut Puadi, selain melakukan evaluasi diakhir tahun, pihaknya juga melakukan evaluasi subling tiga bulan sekali (tri wulan).

Hal itu akan terlihat, mana pejabat yang rajin melaksanakan subling tersebut hingga pejabat yang malas, artinya masih jauh di bawah standar.

"Semuanya kita evaluasi dan kita sampaikan kepada bapak bupati, Wakil Bupati dan juga bkpsdm, agar tidak ada yang dirugikan. Tujuan kita bukan untuk merugikan seseorang atau membuat kehilangan jabatan, tapi tujuannya untuk benar-benar mendukung gerakan yang luar biasa ini untuk mengajak kebaikan, sholat tepat waktu agar keberkahan hidup bisa diraih," katanya.

"Selama 12 bulan ini pada tahun 2019 ini, semuanya sudah kita rekap, dan tentunya disampaikan kepada bapak bupati dan bkpsdm," kata dia menambahkan.

Ia juga menjelaskan selama ini, Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun sudah memberikan teguran baik secara tertulis ataupun lisan, kepada para pejabat yang malas dalam melaksanakan kegiatan shubling ini.

"Bahkan pak bupati turun langsung ke bebepera opd bagi pegawai yang tidak mendukung kegiatan subling ini begitu juga dengan pak Wabup yang turun agar mereka merubah perilakunya," katanya.

Di 2020 ini ia berharap seluruh pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Sarolangun untuk meningkatkan kesadaran dalam mendukung program yang mulia tersebut.

Evaluasi Program Subling 2019, Kehadiran Pejabat Eselon IV Pemkab Sarolangun Jadi Sorotan (Wahyu Herliyanto/Tribunjambi.com)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved