Berita Jambi

Banyak Travel Umrah Bodong, Ini Tips Dari Kementrian Agama Memilih Travel Perjalanan Umrah

Banyak Travel Umrah Bodong, Ini Tips Dari Kementrian Agama Memilih Travel Perjalanan Umrah

Penulis: Zulkipli | Editor: Deni Satria Budi
Tribunjambi/Zulkifli
Banyak Travel Umrah Bodong, Ini Tips Dari Kementrian Agama Memilih Travel Perjalanan Umrah 

Banyak Travel Umrah Bodong, Ini Tips Dari Kementrian Agama Memilih Travel Perjalanan Umrah

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Peristiwa terlantarnya sejumlah jamaah Umrah dari Kabupaten Merangin di Jakarta tempo hari, menjadi pembahasan khusus dalam kegiatan Jagong Masalah Umrah dan Haji (Jamarah) yang digelar Kanwil Kemenag Provinsi Jambi di Swiss-Belhotel Jambi, Jumat (27/12)

Jamarah yang mengundang dua narasumber dari Kemenag RI yakni Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Hj.Sri Ilham Lubis dan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim memaparkan secara gambalang mengenai tatacara prosedur pelaksanaan perjalanan umrah yang benar. Supaya peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

BREAKING NEWS Jemaah Umrah Merangin Telantar di Jakarta, Pihak Travel Umrah Beri Janji Lagi

Kupas Masalah Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Gelar Jamarah

Al Haris Beberkan Penyebab 78 Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jakarta, Agen Travel Akan Dipanggil

Pihak Kemenag RI menyebut terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar lebih teliti, selektif dan kritis didalam memilih penyelenggara umroh. Ini terkait erat dengan banyaknya kasus biro umroh bodong yang merugikan umat.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim mengatakan ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk menghindari biro umrah yang bodong ini. Seperti dengan cara melihat legalitas izin resmi dari Kementerian agama RI.

“Salah satu caranya dengan aplikasi android/iOS Umrah cerdas, disana ada Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) yang berisin, bisa dicari biro yang muncul,” sampainya, Jumat (27/12/2019).

Selanjutnya dia menyebut agar masyarakat juga melihat layananan dan harga yang ditawarkan. “Maskudnya apakah harga tersebut sesuai dengan fasilitas yang diberikan, harganya harus rasional dan ada surat perjanjian antara jamaah dan penyelenggara yang ditandatangani kedua belah pihak,” terangnya.

Kemudian jamaah umrah wajib memiliki NPU (Nomor Porsi Umrah) dengan NPU ini jamaah bisa cek umrah cerdas tersebut. “Jika tak miliki NPU perlindungan dan kepastian jamaah patutu dipertanyakan,” katanya.

Untuk sanksi biro umrah yang tak terdaftar tapi tetap melakukan pemberangkatan jamaah Arfi mengatakan aturan sudah jelas.

Setiap yang tak berhak menerima pendaftaran jamaah dan pemberangkatan sudah masuk ranah pidana.

“Ini ada pada Undang-Undang nomor 8 tahun 2019 sudah jelas dapat dipidana mpenjara 6 tahun dan dipidana denda maksimal enam miliar,dan itu jadi ranah aparat penegak hukum, siapapun bisa lapor,” terangnya.

Untuk jumlah biro umrah yang terdaftar di kemenag 994. Sedangkan yang terdaftar di Kanwil Kemenag Provinsi Jambi sebanyak 60. Kantor pusat berdomisli di Jambi sendiri ada empat, sementara cabang ada 56.

“Cabang ini yang mendapat izin dari kakawil Kemenag pengesahan setelah memenuhi persyaratan dan prosedur, mendapatkan sk pengesahan kakanwil,” katanya.

Sementara untuk izin baru travel sendiri, kata dia Kemenag sedang dalam moratorium izin sejak April 2018 dan saat ini dalam kajian.

"Jadi, saat ini tidak ada izin baru untuk travel," tuturnya.

Banyak Travel Umrah Bodong, Ini Tips Dari Kementrian Agama Memilih Travel Perjalanan Umrah (Zulkifli/Tribunjambi.com)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved