Berita Sarolangun

24 Jam Lebih Bocah Hanyut di Sarolangun Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian

24 Jam Lebih Bocah Hanyut di Sarolangun Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian

24 Jam Lebih Bocah Hanyut di Sarolangun Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
24 Jam Lebih Bocah Hanyut di Sarolangun Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian 

24 Jam Lebih Bocah Hanyut di Sarolangun Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - 24 jam lebih, pencarian Nur Jamilah (10) bocah yang tenggelam di sungai Desa Pasar, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, belum juga membuahkan hasil.

Pencarian terus dilakukan tim gabungan yaitu Basarnas, Tagana, BPBD dibantu masyarakat, dari Kamis (26/12/2019) malam hingga Jumat (27/12/2019).

Tim gabungan melakukan pencarian dengan memutar air sungai menggunakan perahu boat karet.
Namun arus sungai yang deras dan debit air yang naik mempersulit pencarian korban.

Sementara beberapa warga masih melakukan upaya dengan menyisir bagian sungai menggunakan perahu.

Genggaman Ibu Terlepas, Bocah SD Hanyut Terbawa Arus Sungai di Sarolangun

BKD Muarojambi Tolak Sanggahan 52 Pelamar CPNS Muarojambi, 1.837 Pelamar Ikuti Tes Tertulis

FAKTA Baru Kecelakaan Maut Bus Sriwijaya, Rerata Korban Tewas Duduk di Depan, Kernet Selamat Karena

14 Kecamatan di Kabupaten Bungo Ini, Rawan Banjir dan Longsor Saat Musim Hujan

"Masyarakat lagi nyisir sungai. Semoga lekas ditemukan," sebut Wawan, warga setempat.

Sebelumnya Jamilah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dikabarkan hanyut di sungai.
Bocah kelas IV SD tersebut hanyut di Sungai Desa Pasar Pelawan, Sarolangun sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (26/12/2019).

Nur Jamilah (10) hanyut saat sedang asik mandi di pinggir sungai bersama ibunya. Arus sungai yang cukup deras membuat korban terseret arus meski sempat berpegangan kepada ibunya.

Namun, genggaman sang ibu tak kuat menahan derasnya arus sungai, dan korban hanyut tenggelam. Beberapa menit setelah itu, sang ibu pingsan ketika meminta pertolongan kepada warga.

"Korban mandi ke sungai dengan ibunyo. Pegangan si ibu dengan korban terlepas kareno derasnyo air sungai," kata Yen Aswadi, Kabid Kedaruratan BPBD Sarolangun.

Yen Aswandi juga mengatakan, BPBD saat ini telah pihak bekerjasama dengan Basarnas Provinsi, namun saat proses pencarian tim agak mengalami kesulitan dalam proses evakuasi pencarian korban karena arus sangat deras.

“Arus airnya cukup deras, juga malam hari cukup membuat kesulitan kami selama evakuasi. Semoga korban cepat ditemukan,” ujarnya.

Masyarakat dan keluarga berharap agar pertolongan dari pihak terkait bisa membantu dan bocah tersebut cepat ditemukan.

24 Jam Lebih Bocah Hanyut di Sarolangun Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian (Wahyu Herliyanto/Tribunjambi.com)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved