Pencarian Korban PETI Merangin

Ini Identitas 6 Orang Warga Pati yang Tewas saat Tragedi Longsoran PETI di Merangin

Setelah pencarian sempat dihentikan, akhirnya pencarian korban longsor penambangan emas tanpa izin (PETI) dilanjutkan.

Penulis: Muzakkir | Editor: Duanto AS
Istimewa
Setelah berjibaku hingga din ihari, akhirnya satu per satu jenazah korban PETI di Merangin yang tertimbun di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin berhasil dievakuasi. 

Ini Identitas 6 Orang Warga Pati yang Tewas saat Tragedi Longsoran PETI di Merangin

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Enam korban PETI di Merangin yang tertimbun longsoran tanah berhasil dievakuasi.

Evakuasi keenam korban di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai memakan waktu selama lima hari, mulai Sabtu (21/12) dan berakhir pada Rabu (25/12).

Pencarian korban sempat dihentikan beberapa kali, bahkan tim evakuasi sempat dipulangkan.

Penghentian sementara pencarian itu lantaran tim telah membolak-balikkan tanah longsoran itu, namun tidak menemukan korban.

Pencarian korban PETI di Merangin dilanjutkan, hari ini satu orang lagi korban ditemukan, Rabu (25/12/2019).
Pencarian korban PETI di Merangin dilanjutkan, hari ini satu orang lagi korban ditemukan, Rabu (25/12/2019). (Tribun Jambi/Muzakkir)

Pada waktu itu, korban yang berhasil dievakuasi baru empat orang.

Keempat korban tersebut adalah Yusuf yang ditemukan hari pertama, Wardoyo alias Dosol yang berasal dari Desa Karopa, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.

UPDATE Kecelakaan Maut Bus Sriwijaya: Angkut 54 Penumpang, 13 Korban Masih Belum Bisa Ditemukan

KKI Warsi: Kerugian Negara Akibat PETI di Jambi Capai Rp2,5 Triliun

Viral, Geram Istri Lumpuh Bertahun-tahun, Suami Menyiksa Hingga Tewas, Padahal Hamil 7 Bulan

Selanjutnya ada Surahman alias Jegek. Surahman ini berasal dari Desa Pedan Kecamatan Kayu, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah. Dan terakhir ada Dedy Susanto alias Dedok yang berasal dari Desa Jrahi, Kecamatan Gunung Ungal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Setelah pencarian dihentikan, akhirnya pencarian korban longsor penambangan emas tanpa izin (PETI) dilanjutkan.

Pencarian dilanjutkan karena ada keluarga korban dari Pati yang datang ke rumah ketua DPRD Kabupaten Merangin untuk dilanjutkan pencarian dua orang yang masih misterius tersebut.

Setelah tim turun ke lapangan, akhirnya dua korban ditemukan. Keduanya adalah Danang yang ditemukan sekitar pukul 12:00 WIB, kemudian ada Eko yang ditemukan yang juga tak jauh dari lokasi ditemukannya Danang. Eko ditemukan sekitar pukul 14.05 WIB.

Tiga jenazah korban PETI di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, Senin (23/12/2019) dini hari.

Saat ini jenazah tersebut sudah dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko.
Tiga jenazah korban PETI di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, Senin (23/12/2019) dini hari. Saat ini jenazah tersebut sudah dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko. (tribunjambi/muzakkir)

Dengan ditemukannya enam korban, kini tim sudah dipulangkan, sebab laporan awal hanya enam korban.

Koordinator TRC Merangin, Abdurrahman, ketika ditemui dirumah sakit Kolonel Abunjani Bangko menyebut jika saat ini korban sudah ditemukan semuanya.

"Alhamdulillah sudah ditemukan semua, sekarang tim sudah packing peraturan dan jenazah sudah diantarkan ke rumah sakit," kata Abdurrahman.

VIDEO : Fakta Lania Fira, Artis Cantik yang Diisukan Dekat dengan Ariel Noah, Jago Bela Diri

Repi, warga Pati yang tinggal di Kota Bangko, Merangin, Jambi, mengakui bahwa satu korban PETI di Merangin yang ditemukan merupakan tetangganya.

Satu korban yang berhasil dieakuasi oleh tim gabungan, Rabu (25/12) berhasil dikenali.

"Namanya Danang, tinggal di Desa Giling Kecamatan Gunung Wungkal Kabupaten Pati Jawa Tengah," kata Repi yang ditemui dirumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko, Rabu (25/12) sore.

Menurut dia, Danang memiliki ciri-ciri bertubuh tinggi, berambut pendek sedikit disemir dan memiliki tato dibadannya.

"Kalau si Eko itu rambutnya panjang. Jadi yang ditemukan ini benar-benar Danang tetangga saya," katanya.

Korban kelima ini ditemukan sekitar pukul 12:00 wib tadi, dia ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan tim lainnya.

Korban baru tiba di Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko sekitar pukul 15:00 wib, korban diantar langsung oleh mobil bak terbuka milik Koramil setempat.

Penemuan korban ini berdasarkan temuan baru tim di lapangan dimana ada seekor biawak yang berada di lokasi. Biawak tersebut kemungkinan akan memakan jasad korban.

Di lokasi juga ditemukan endapan darah disalah satu titik longsoran, diduga di posisi tersebut terdapat jenazah korban.

"Tadi ada biawak, kalau berdasarkan pengalaman kalau ada endapan darah dan lemak seperti ini kemungkinan ada jenazah dibawahnya," ujar Abdurahman petugas BPBD Merangin.

Mendapatkan petunjuk itu, petugas langsung mengarahkan alat berat dan menggali di posisi tersebut. Tak lama kemudian korban berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam keadaan berbaju lengkap menggunakan baju dan penutup kepala.

Petunjuk biawak

Pencarian korban tertimbun longsoran PETI di Merangin, Jambi, terbantu dengan petunjuk biawak.

Pencarian di korban yang berlokasi di Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, tak sia-sia.

Minggu (25/12/2019) sekira pukul 12.00 WIB, tim yang turun ke lapangan berhasil mengevakuasi 1 korban lagi.

Belum diketahui pasti siapa korban yang ditemukan tersebut namun dugaan sementara korban tersebut merupakan Eko warga Pati.

Tips Membeli Laptop Bekas, Jangan Hanya Periksa Body, Baterai, dan Layar, Lihat Bagian Ini

Penemuan korban ini berdasarkan temuan baru tim di lapangan dimana ada seekor biawak yang berada di lokasi.

Biawak tersebut kemungkinan akan memakan jasad korban.

Di lokasi juga ditemukan endapan darah di salah satu titik longsoran, diduga di posisi tersebut terdapat jenazah korban.

"Tadi ada biawak, kalau berdasarkan pengalaman kalau ada endapan darah dan lemak seperti ini kemungkinan ada jenazah dibawahnya," ujar Abdurahman petugas BPBD Merangin.

Mendapatkan petunjuk itu, petugas langsung mengarahkan alat berat dan menggali di posisi tersebut. Tak lama kemudian korban berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam keadaan berbaju lengkap menggunakan baju dan penutup kepala.

Alat berat dikerahkan untuk pencarian korban PETI di Merangin, Jambi, Rabu (25/12/2019). Enam orang tewas akibat longsoran penambangan emas tanpa izin.
Alat berat dikerahkan untuk pencarian korban PETI di Merangin, Jambi, Rabu (25/12/2019). Enam orang tewas akibat longsoran penambangan emas tanpa izin. (Tribun Jambi/Muzakkir)

Setelah pencarian sempat dihentikan, akhirnya pencarian korban longsoran tanah PETI di Merangin dilanjutkan, Rabu (25/12/2019).

Lokasi penambangan emas tanpa izin itu di Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin.

Ada enam orang terkubur longsoran beberapa hari lalu, beberapa di antaranya sudah ditemukan, beberapa orang belum.

Pencaharian dilanjutkan karena ada keluarga korban dari Pati, Jawa Tengah, yang datang ke rumah Ketua DPRD Kabupaten Merangin, untuk meminta pencarian dilanjutkan.

Tim telah turun tadi pagi dan akhirnya berhasil mengevakuasi satu lagi korban.
Identitas korban yang ditemukan belum diketahui, sebab wajah korban sudah sulit untuk dikenali.

Pantauan Tribunjambi.com, saat ini yang berada di lapangan terus melakukan penggalian dengan menggunakan ekskavator, sementara 1 orang jenazah yang ditemukan akan dibawa ke RSUD Kolonel Abunjani untuk dilakukan pembersihan dan identifikasi oleh kepolisian. ( Muzakkir / Tribunjambi.com)

Kecelakaan Maut di Jujuhan Bungo, Polisi Tetapkan Sopir Dump Truck Sebagai Tersangka

BREAKING NEWS Warga Depok Tewas Terjepit, Dua Truk Adu Kambing di Jalan Lintas Sumatera Bungo

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved