Warisan Sejarah Jambi Terancam Hilang, Pihak Terkait Diharap Bertindak, Situs Rangkayo Hitam Gawat

Peninggalan situs sejarah Rajo Rangkayo Hitam, yang berada di Kelurahan Simpang Kecamatan Berbak Tanjab Timur

Warisan Sejarah Jambi Terancam Hilang, Pihak Terkait Diharap Bertindak, Situs Rangkayo Hitam Gawat
tribunjambi/abdullah usman
Peninggalan situs sejarah Rajo Rangkayo Hitam, yang berada di Kelurahan Simpang Kecamatan Berbak Tanjab Timur saat ini terancam rusak bahkan longsor akibat abrasi. (Desember 2019). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Peninggalan situs sejarah Rajo Rangkayo Hitam, yang berada di Kelurahan Simpang Kecamatan Berbak Tanjab Timur saat ini terancam rusak bahkan longsor akibat abrasi

Pantauan tribunjambi.com, di lapangan beberapa sisi bagian komplek makam Rang Kayo Hitam yang memiliki geografis tepat di pinggiran Sungai Batanghari tersebut. Saat ini membutuhkan penanganan cepat dari pihak terkait.

Terutama  pada bagian sisi kanan makam, yang berada tepat di pinggir sungai terlihat pergerakan tanah (longsor).

Meski di bagian tersebut telah dibangun dam, namun kondisi dam penahan gelombang tersebut sudah terkesan rapuh.

Di mana terdapat retakan retakan di beberapa sisi, bahkan dam yang berada di  tepat di samping makam terlihat berlubang dan jebol. Sehingga saat air pasang tinggi gelombang dari kendaraan yang melintas tidak tertahan.

Banjir Mulai Terjang Tanjab Timur, Ketinggian Air Masuk Status Siaga III

Tidak sampai di situ, pada bagian sisi depan komplek makam, tepatnya pada ujung pagar dam terlihat jelas abrasi yang terjadi. Di mana bagian ujung pagar sudah terangkat tanpa ada bidang tanah yang menghadang. 

Menurut keterangan penjaga makam Rangkayo Hitam tersebut Ismail (43) mengatakan, kondisi seperti ini sudah mulai terjadi sejak tiga tahun terakhir. 

"Yang nampak jelas nian itu pada bagian ujung pagar makam inilah, 3 tahun lalu masih padat tanah di sekitarnya. Tali sekarang sudah melompong karno longsor tadi," ujarnya kepada Tribunjambi.com, Rabu (18/12)

Persis Sinetron Indonesia, Istri Pukuli Suami yang Menderita Stroke sampai Viral di Media Sosial

"Kalo diperkirakan selama satu tahun ini, ado sekitar 1,5  meteran pergerakan tanah yang longsor, dan itu terus berlanjut hingga saat ini mungkin 10 tahun lagi bisa mencapai 5 m ke darat,"  jelasnya lagi.

Lebih lanjut dirinya juga berharap kepada instansi terkait, baik premda maupun pemerintah Provinsi agar sigap tanggap dalam melakukan antisipasi terkait kondisi yang terjadi di Makam Rangkayo Hitam saat ini.

"Karena selain pergerakan tanah juga retakan-retakan sudah terlihat baik di bagian luar hingga bagian komplek pemakaman," jelasnya. (usn)

VIDEO: Soal Ekspor Benih Lobster, Menteri Edhy

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved