VIDEO: Warisan Sejarah Makam Rajo Rangkayo Hitam Jambi Terancam Hilang
Peninggalan situs sejarah Rajo Rangkayo Hitam, yang berada di Kelurahan Simpang Kecamatan Berbak Tanjab Timur saat ini terancam rusak
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
VIDEO: Warisan Sejarah Makam Rajo Rangkayo Hitam Jambi Terancam Hilang
Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Peninggalan situs sejarah Rajo Rangkayo Hitam, yang berada di Kelurahan Simpang Kecamatan Berbak Tanjab Timur saat ini terancam rusak bahkan longsor akibat abrasi.
Pantauan tribunjambi.com, di lapangan beberapa sisi bagian komplek makam Rang Kayo Hitam yang memiliki geografis tepat di pinggiran Sungai Batanghari tersebut. Saat ini membutuhkan penanganan cepat dari pihak terkait.
Terutama pada bagian sisi kanan makam, yang berada tepat di pinggir sungai terlihat pergerakan tanah (longsor). Meski di bagian tersebut telah dibangun dam, namun kondisi dam penahan gelombang tersebut sudah terkesan rapuh.
• Abrasi di Makam Rangkayo Hitam, Dalam 10 Tahun Situs Terancam Hilang
Di mana terdapat retakan-retakan di beberapa sisi, bahkan dam yang berada tepat di samping makam terlihat berlubang dan jebol. Sehingga saat air pasang tinggi gelombang dari kendaraan yang melintas tidak tertahan.
Tidak sampai di situ, pada bagian sisi depan komplek makam, tepatnya pada ujung pagar dam terlihat jelas abrasi yang terjadi. Di mana bagian ujung pagar sudah terangkat tanpa ada bidang tanah yang menghadang.
Menurut keterangan penjaga makam Rangkayo Hitam tersebut, Ismail (43) mengatakan, kondisi seperti ini sudah mulai terjadi sejak tiga tahun terakhir.
"Yang nampak jelas nian itu pada bagian ujung pagar makam inilah, 3 tahun lalu masih padat tanah di sekitarnya. Tapi sekarang sudah melompong karno longsor tadi," ujarnya kepada Tribunjambi.com, Rabu (18/12).
• Kelemahan Rocky Gerung Terbongkar, Akui Sering Gagal Jika Lakukan Ini, Wanita Itu Berbahaya!
"Kalo diperkirakan selama satu tahun ini, ado sekitar 1,5 meteran pergerakan tanah yang longsor, dan itu terus berlanjut hingga saat ini mungkin 10 tahun lagi bisa mencapai 5 m ke darat," jelasnya lagi.
Lebih lanjut dirinya juga berharap kepada instansi terkait, baik pemda maupun pemerintah provinsi agar sigap tanggap dalam melakukan antisipasi terkait kondisi yang terjadi di Makam Rangkayo Hitam saat ini.
"Karena selain pergerakan tanah juga retakan-retakan sudah terlihat baik di bagian luar hingga bagian komplek pemakaman," jelasnya. (usn)
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:
.