Dua Sekolah Hangus di Tanjabbar

BREAKING NEWS: Dua Sekolah Hangus, Puluhan Kelas Rata dengan Tanah di Teluk Nilau Tanjabbar

Kebakaran kembali terjadi di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan menghanguskan bangunan sekolah.

BREAKING NEWS: Dua Sekolah Hangus, Puluhan Kelas Rata dengan Tanah di Teluk Nilau Tanjabbar
tribunjambi/darwin sijabat
Kebakaran kembali terjadi di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, menghanguskan bangunan sekolah, Rabu (18/12/2019) dini hari tadi. 

Sijago Merah Hanguskan Bangunan Sekolah MTSN 3 dan MA di Teluk Nilau, Tanjab Barat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kebakaran kembali terjadi di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan menghanguskan bangunan sekolah, Rabu (18/12/2019) dini hari tadi.

Kebakaran yang terjadi dini hari sekitar pukul 1.00 itu meratakan bangunan sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 3 Pengabuan dan Madrasah Aliyah Al Khairiyah Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, setidaknya akibat kebakaran itu sebanyak 20 ruangan kelas rata dengan tanah.

Menurut keterangan warga sekitar, Abdul Latief kejadian yang berlangsung cepat itu tidak dapat menyelamatkan barang yang ada di sekolah itu.

Kenapa Dipanggil Kakek Sugiono, Padahal Nama Aslinya Shigeo Tokuda? Begini Staminanya Sebelum Main

Sebab saat keluar rumah, dia melihat api sudah membesar. 

Dia mengisahkan, saking terkejutnya melihat api yang besar dan membubung ke udara, dia mengaku untuk berteriak saja tidak sanggup lagi.

"Kami keluar, sekitar jam 1.00 (dini hari red) api sudah membesar, kelihatan api besar diatas seng. Tidak bisa berbuat apa apa," ujarnya kepada Tribunjambi.com, Rabu (18/12/2019).

Dipadamkan dengan alat seadanya, dan barang berharga tidak sempat diselamatkan karena cepat melahap bangunan yang terbuat dari kayu itu. 

"Satu jam, bangunan sudah hampir rata," katanya.

Foto Tak Biasa Angela Lee Dipijat Kakek Sugiono Heboh di Instagram, Tapi Kenapa Tiba-tiba Dihapus?

Salah satu guru yang ditemui Tribunjambi.com di lapangan menyebutkan kebakaran menghanguskan bangunan lokal 20 ruangan, seperti sekolah, kantor, dan laboratorium. Dengan jumlah siswa sekitar 500 orang.

Dugaan sementara, kebakaran yang berlangsung cepat itu disebabkan korsleting listrik. Sebab warga menyebutkan tidak ada aktivitas di sekolah pada saat kejadian.

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan guru dan siswa membersihkan puing puing bangunan. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved