2 Tersangka Korupsi Miliaran Diciduk

BREAKING NEWS Polisi Ciduk 2 Tersangka Korupsi PLTMH Sarolangun, Negara Rugi Rp 2,6 Miliar

Polres Sarolangun berhasil mengungkap kasus korupsi pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kecamatan Batang Asai

BREAKING NEWS Polisi Ciduk 2 Tersangka Korupsi PLTMH Sarolangun, Negara Rugi Rp 2,6 Miliar
tribunjambi/wahyu herliyanto
Pihak Reskrim unit Tipikor Polres Sarolangun menetapkan (AS) Masril sebagai tersangka karena ia bertanggung jawab sebagai kepala bagian kelistrikan di Dinas ESDM Provinsi Jambi dan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Kemudian Syafri Kamal juga ditetapkan sebagai tersangka, ia menjabat sebagai Direktur PT. Aledino Cahaya Syafira (ACS) selaku Penyedia Jasa Konstruksi (PJK). (Jumat, 13 Desember 2019). 

Polisi Ciduk Dua Tersangka Korupsi PLTMH Sarolangun, Proyek Rugikan Negara Rp 2,6 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Lagi, pelaku penyalahgunaan anggaran negara atau korupsi di wilayah Kabupaten Sarolangun kembali muncul ke permukaan.

Kali ini giliran pihak Polres Sarolangun berhasil mengungkap kasus korupsi pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kecamatan Batang Asai pada tahun 2016.

Pihak Reskrim unit Tipikor Polres Sarolangun menetapkan (AS) Masril sebagai tersangka karena ia bertanggung jawab sebagai kepala bagian kelistrikan di Dinas ESDM Provinsi Jambi dan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

BREAKING NEWS: Tabrak Truk dari Belakang, Mobil Antar Ayam Hancur, Satu Orang Tewas di Tempat

Kemudian Syafri Kamal juga ditetapkan sebagai tersangka, ia menjabat sebagai Direktur PT. Aledino Cahaya Syafira (ACS) selaku Penyedia Jasa Konstruksi (PJK).

Perusahaan tersebut ditetapkan sebagai pemenang lelang dan memulai pengerjaan proyek dari pemerintah pusat bersama pihak ESDM dengan nilai Rp 3,4 miliar.

"Kegiatan tersebut dimulai 1 September sampai 117 hari, yaitu 26 Desember 2016," kata Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heryanto didampingi Kasat Reskrim, Iptu Bagus Faria, Jumat (13/12).

Mirae, Kokoro, dan LinLin Keluar dari Cherry Bullet, FNC Entertainment Beri Pengumuman

Pengerjaan dilaksanakan pihak rekanan yang berlokasi Desa Batin Pengambang Kecamatan Batang Asai sampai dengan dilakukan pengecekan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) ternyata sudah cairkan 100 persen.

"Namun kenyataan di lapangan bahwa pengerjaan proyek baru selesai 70 persen dan dilanjutkan kembali dan mentoknya 75 persen, sehingga pembayaran tadi tidak seluruhnya diselesaikan oleh perusahaan," katanya

Download Lagu MP3 Dangdut Koplo Nella Kharisma dan Via Vallen, Video 4 Jam Nonstop Full Album 2019

"Dari hasil penghitungan tim BPKP bahwa kerugian negara pada tanggal 9 Oktober 2019 bahwa proyek ini mengalami kerugian negara sebanyak Rp 2,6 miliar," katanya.

"Barang-bukti yang berhasil kami sita ada dokumen-dokumen, surat pencairan, surat perintah kerja," ujarnya. (Cwa)

VIDEO: Pramugari Garuda Akui Eks Dirut Punya Simpanan

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved