Rekonstruksi Pembunuhan di VII Koto Tebo, Tersangka Peragakan 13 Adegan

Perkelahian itu terjadi pada Jumat (8/11/2019), sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah kebun di Desa Tanjung Pucuk Jambi, Kecamatan VII Koto, Tebo.

Rekonstruksi Pembunuhan di VII Koto Tebo, Tersangka Peragakan 13 Adegan
Tribunjambi/Mareza
Tersangka kasus dugaan pembunuhan, Mulyadi (22) memeragakan reka ulang perbuatannya di Mapolres Tebo, Selasa (10/12/2019). Dalam rekonstruksi itu, dia memeragakan 13 adegan. 

Rekonstruksi Pembunuhan di VII Koto Tebo, Tersangka Peragakan 13 Adegan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Tersangka kasus dugaan pembunuhan, Mulyadi (22) memeragakan reka ulang perbuatannya di Mapolres Tebo, Selasa (10/12/2019). Dalam rekonstruksi itu, dia memeragakan 13 adegan.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (8/11/2019), sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah kebun di Desa Tanjung Pucuk Jambi, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo.

Adegan bermula ketika korban bersama istri dan anaknya tengah istirahat di pondok usai menyadap karet. Namun kemudian, keduanya sayup-sayup mendengar ada orang yang membuka pintu rumah Wisli, kerabat tersangka.

Mulyadi kemudian mengecek ke rumah Wisli karena mengingat istri Wisli sempat menitipkan rumah tersebut pada istrinya selama tidak ada orang di rumah. Saat mengecek, tersangka menemukan korban, Irwansyah sedang mengacak-acak lemari.

Ubedillah di Bungo Saat Kelompok SMB Serang Kantor PT WKS, Tapi Dia Disuruh Mengaku

Perpustakaan Kota Jambi Miliki 30 Ribu Judul Buku, Arzi Efendi: Idealnya Sama Dengan Jumlah Penduduk

Buat Negara Rugi Rp516 Juta Kepala Desa Kasang Lopak Alai Divonis 4 Tahun

Mobil Wadir Sabhara Polda Jambi Kecelakaan, Kapolres Batanghari: Jangan Dibesar-besarkan

Merasa terpergok, korban langsung mengejar tersangka dan keduanya sempat terlibat perkelahian. Korban juga sempat berusaha mengejar istri tersangka usai melukainya, namun istri tersangka sempat menghindar. Itu diperagakan dalam adegan ke-12.

Ketika korban hendak melarikan diri dengan sepeda motor, tersangka berusaha mengejar dengan kondisi kaki terluka dan mengayunkan pisau mengenai kepala korban. Dengan kondisi kepala terluka, korban berusaha melarikan diri. Setalah itu, tersangka mengaku tidak tahu lagi kondisi korban sampai ditemukan meninggal dunia.

Korban ditemukan beberapa saat kemudian dalam kondisi bersimbah darah dan telanjang dada, mengenakan celana jeans biru dalam keadaan tidak bernyawa di Desa Tanjung Simalidu, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo.

Sedangkan tersangka ditangkap saat diduga hendak melarikan diri menuju perbatasan Sumatera Barat, tepatnya di Desa Simalidu, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Darmasraya.

Kanit Reskrim Polres Tebo, Aipda Pariono saat memberikan keterangan kepada pers mengatakan, dalam rekonstruksi ulang tersebut terungkap, keduanya sempat terlibat perkelahian dan saling melukai.

"Pada korban terdapat empat luka di sekujur tubuh dan tangan," katanya.

Dalam reka ulang adegan itu juga diketahui istri tersangka sempat ikut membantu dengan cara menghantam kepala korban dengan tanah sebanyak empat kali.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Pidum Kejari Tebo, Yoyok Adi Saputra menitikberatkan kejadian itu pada adegan terakhir, ketika korban berusaha melarikan diri. Dia menilai, ada tindakan yang dilakukan tersangka dengan sengaja saat melukai korban di bagian kepala.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 ayat (3) KUHP tentang tindak pidana penganiayaan menyebabkan nyawa orang lain hilang.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved