Otomotif

Ayla dan Sirion, Dua Andalan Daihatsu untuk Kalangan Milenial

Generasi milenial saat ini menjadi incaran para pabrikan otomotif sebagai target konsumen. Masing-masing pabrikan memiliki produk andalan

Editor: Fifi Suryani
Instagram
New Ayla 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Generasi milenial saat ini menjadi incaran para pabrikan otomotif sebagai target konsumen. Masing-masing pabrikan memiliki produk andalan untuk menggaet konsumen muda.

Daihatsu juga menargetkan kaum milenial sebagai konsumennya. Selain melakukan aktivitas promosi dan penjualan, seperti menggelar Daihatsu Urban Fest dan lainnya, ada juga produk yang memang diciptakan untuk menyasar konsumen muda.

Marketing & CR Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Hendrayadi Lastiyoso mengatakan, kalau secara produk untuk milenial Daihatsu memiliki Sirion dan Ayla yang 1.200 cc.

"Itu juga sebenarnya kita posisikan kepada anak-anak muda dan keluarga muda. Jadi, kalau ditanya produk apa yang bisa kita tawarkan untuk milenial, ya dua produk itu," ujar Hendra, di sela-sela acara Daihatsu Urban Fest 2019, di Jakarta, Jumat lalu.

Namun, Hendra menambahkan, jika diperhatikan sekarang ini tipe SUV juga mulai disenangi oleh anak muda. Salah satunya adalah model yang belum lama ini diluncurkan, yakni Terios.

"Tren SUV memang naik. Kita lihat Terios, dulu jualan 1.100 unit, sekarang bisa sampai 2.200 unit. Kenaikannya sampai dua kali lipat. Kita harapkan nanti kalau ada model baru di SUV, trennya bisa tambah naik lagi," kata Hendra.

Kerek harga

Terhitung 11 Desember 2019, tarif Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di DKI Jakarta naik 2,5%. Melihat hal tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) siap melakukan penyesuaian harga mobil yang dijualnya.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & CR Division Head PT ADM, mengatakan, Daihatsu sedang melihat sampai kenaikan BBNKB benar-benar diimplementasikan. Sebab, ada yang bilang tanggal 10 Desember dan ada juga yang bilang 11 Desember.

"Intinya, kita akan menyesuaikan harga kita kalau nanti pada waktunya diimplementasikan kenaikan harga itu. Kita belum tahu untuk awal tahun, tapi yang jelas di Desember ini kalau di DKI Jakarta ini ada penyesuaian tarif, kita juga akan melakukan penyesuaian," ujar Hendra.

Hendra menambahkan, kalau dari angka, kenaikannya 2,5% dari NJKB. Jadi, kalau dihitung NJKB dari model-model yang ada, itu di kisaran antara Rp 2 jutaan sampai Rp 5 jutaan, tergantung dari NJKB tipe mobil apa.

"Perubahan harga kan biasanya terjadi karena tiga hal, antara lain perubahan model, perubahan kurs yang signifikan, atau adanya kenaikan tarif," kata Hendra.

Meski demikian, Planning & Communication Division Head PT ADM Elvina Afny mengatakan, kenaikan tersebut tidak akan terlalu membebani konsumen Daihatsu. Sebab, sebagian besar pembeli mobil Daihatsu melakukan pembelian unit secara kredit.

"Konsumen Daihatsu itu 70 persennya melakukan pembelian secara kredit dengan jangka waktu empat tahun. Kalau sudah dicicil, itu tidak terlalu besar. Kenaikannya hanya Rp 100.000 per bulan," ujar Elvina, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved