Pengacara Asiang: Menurut Kami Bukan Pasal 55 tapi Pasal 56

Jeo Fandy Yoesman alias Asiang dijatuhkan vonis 2,5 tahun penjara dan dijerat dengan pasal 55 Undang-Undang tindak pidana korupsi.

Pengacara Asiang: Menurut Kami Bukan Pasal 55 tapi Pasal 56
Tribunjambi/Jaka HB
Jeo Fandy Yoesman alias Asiang divonis 2,5 tahun dalam perkara suap ketok palu APBD Jambi 2018, pada Selasa (10/12). 

Pengacara Asiang: Menurut Kami Bukan Pasal 55 tapi Pasal 56

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jeo Fandy Yoesman alias Asiang dijatuhkan vonis 2,5 tahun penjara dan dijerat dengan pasal 55 Undang-Undang tindak pidana korupsi. Fariz selaku pengacara Asiang keberatan dengan hal itu, pada Selasa (10/12).

"Yang keberatan kita pasal 55-nya. Kalau kami berpendapat terdakwa dikenai pasal 56 yang isinya hanya melakukan sebagian, artinya tidak ikut melakukan perencanaan," kata Fariz selaku pengacara Asiang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi.

Fariz bingung dengan keputusan yang diambil hakim.

"Kan di sini sudah dibilang tidak inisiatif tapi dibilang turut serta gimana ceritanya?" tanya Fariz.

Dia mengatakan yang bersangkutan sudah mengaku salah dan pihaknya siap. Hanya saja soal pasal yang menjerat itu harus mereka kaji lagi.

Divonis 2,5 Tahun Karena Uang Ketok Palu, Asiang Pikir-pikir untuk Banding

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satgas Pangan Jambi Antisipasi Kenaikan Harga Sembako

Pemodal PETI Pergi, Aksi Pencurian Marak di Batang Asai, Camat Singgung Soal Narkoba

Diduga Korban Kecelakaan di Solok Selatan, Waryono Hanyut hingga ke Jujuhan Bungo

Jeo Fandy Yoesman alias Asiang sudah dijatuhi vonis 2,5 tahun penjara. Namun, dia melalui pengacara mengatakan akan pikir-pikir untuk mengajukan banding, pada Selasa (10/12).(Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved