Kado Mengejutkan TNI untuk OPM di Hari Ulang Tahunya, Kuasai Markas KKB Papua hingga Kabur Ketakutan

Pasukan KKB Papua secara membabi buta tak hentinya melancarkan teror dan serangan ke pos-pos penjagaan TNI dan Polri.

Editor: Tommy Kurniawan
ist
Kado Mengejutkan TNI untuk OPM di Hari Ulang Tahunya, Kuasai Markas KKB Papua hingga Kabur Ketakutan 

Setidaknya Sohilait menyebut ada lima distrik di Lanny Jaya yang menjadi wilayah perlintasan KKB Papua.

Kelima distrik yang dimaksud adalah, Distrik Wano Barat, Kuyawage, Balingga Barat, Balingga, dan Ayumnati.

Baku Tembak dengan KKB Papua Pimpinan Egianus Kogoya

Sebelumnya, TNI dan Polri juga sempat terlibat kontak senjata dengan KKB Papua di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua.

"Betul ada kontak senjata di Mugi," ujar Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto, Jumat (29/11/2019), dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'TNI Kontak Senjata dengan KKB di Nduga Papua'

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.25 WIT tersebut, terjadi karena KKB yang diyakini merupakan kelompok Egianus Kogoya, ingin mengganggu helikopter TNI yang akan melakukan pendorongan logistik (dorlog) dari Kabupaten Mimika.

Namun, prajurit TNI AD anggota Yonif Raider 514/Sabbada Yudha yang tengah bersiap melakukan pengamanan mengetahui keberadaan kelompok tersebut.

"Tadi ada anggota yang mau pengamanan heli yang mau dorlog, terus mereka melihat ada 5 orang membawa senapan serbu.

Kemudian ditembak tapi tidak kena, akhirnya baku tembak sekitar 15 menit," kata Candra.

Dalam kejadian tersebut, Candra memastikan tidak ada prajurit TNI yang menjadi korban.

Namun, helikopter yang harusnya melakukan dorlog terpaksa kembali ke Timika karena situasi di Mugi kurang kondusif.

150 prajurit ini bakal jadi lawan berat KKB Egianus Kogoya
Facebook/Kodam Kasuari Kasuari
150 prajurit ini bakal jadi lawan berat KKB Egianus Kogoya

"Kemudian heli yang mau dorlog kembali ke Timika," kata dia.

Candra juga memastikan, dari 5 anggota KKB yang terlibat kontak senjata dengan prajurit TNI, tidak ada Egianus Kogoya.

"Itu kelompoknya Egianus, tapi Egianus tidak ada karena masih di Kuyawage," katanya.

Sementara itu Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel CPL Eko Daryanto menegaskan tidak ada helikopter milik TNI AD yang ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Halaman
1234
Sumber: GridHot.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved