ILC TV One
Gegara Hina Presiden, Rocky Gerung Langsung Dilaporkan ke Polisi oleh Anak Buah Megawati di ILC
Gegara Hina Presiden, Rocky Gerung Langsung Dilaporkan ke Polisi oleh Anak Buah Megawati di ILC
Sehingga, Rocky Gerung mengatakan selama ini masyarakat telah dibuat kacau.
Pengamat Politik, Rocky Gerung menegaskan bahwa ideologi Pancasila masih bisa diubah. (Channel Youtube Indonesia Lawyers Club)
Negara disebut masih takut jika melihat suatu perubahan.
"Itu jalan pikirannya begitu, kita dibikin panik membicarakan sesuatu yang secara konsepsional kacau."
"Negara ini nervous melihat segala sesuatu tuh," kata Rocky Gerung.
Rocky Gerung lantas mengajak agar semua pihak bisa berpikir akal sehat membahas masalah-masalah negara.
"Nah kita ingin balikkan percakapan-percakapan semacam ini dalam kendali akal sehat," ujar dia.
Rocky Gerung Ungkap Pancasila Belum Final
Rocky Gerung turut mengomentari soal penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Front Pembela Islam (FPI) yang hingga kini belum ada kejelasan.
Rocky Gerung menganggap organisasi masyarakat (ormas) termasuk FPI wajar memiliki ciri khasnya masing-masing.
"Lalu, kalau dia ormas memang dia mesti berbeda dengan pemerintah," kata Rocky Gerung dikutip TribunWow.com dari Indonesia Lawyers Club.
Rocky Gerung lantas mengkritik pemerintah yang disebut menginginkan ormas memiliki ideologi seperti negara.
"Kalau ormas sama dengan pemerintah namanya Orneg, organisasi negara, eneg tuh jadinya tuh," protes Rocky Gerung.
"Jadi banyak logika yang kacau, disampaikan di publik itu," imbuhnya.
• Jadwal Timnas Indonesia U23 vs Laos di SEA Games 2019 Peluang Garuda Muda Lolos ke Babak Semifinal
• Wanita Ini Pesan Taksi Online, Bukannya Diantar Pulang, Pengemudi Malah Ajak Korban Ketempat Sepi
• Sehari Lagi Ditutup, Peserta Lelang Jabatan di Tanjab Barat Masih Kosong
• VIDEO: Live Streaming Derby Merseyside, Liverpool vs Everton di Liga Inggris Pukul 03.15 WIB
Rocky Gerung kemudian mengatakan masih banyak orang yang tidak paham cara bernegara.
"Karena apa, karena kita enggak tahu sebetulnya apa dalil pertama bernegara," ungkapnya.