Berani Sebut Indonesia 'Negara Hastag', Sindiran Tak Biasa Habib Ali Soal Isu Penolakan Terhadap FPI

Menanggapi Kuasa Hukum Front Pembela Islam atau FPI, Habib Ali Alatas menyebut jika saat ini Indonesia bukan lagi negara hukum.

Berani Sebut Indonesia 'Negara Hastag', Sindiran Tak Biasa Habib Ali Soal Isu Penolakan Terhadap FPI
ist
Berani Sebut Indonesia 'Negara Hastag', Sindiran Tak Biasa Habib Ali Soal Isu Penolakan Terhadap FPI 

Berani Sebut Indonesia 'Negara Hastag', Sindiran Tak Biasa Habib Ali Soal Isu Penolakan Terhadap FPI

TRIBUNJAMBI.COM - Isu penolakan masyarakat terhadap perpanjangan izin Front Pembela Islam.

Menanggapi Kuasa Hukum Front Pembela Islam atau FPI, Habib Ali Alatas menyebut jika saat ini Indonesia bukan lagi negara hukum.

Malah, Habib Ali Alatas menyebut Indonesia dengan julukan 'Negara Hastag'

Lantas apa maksud dibalik cibiran Habib Ali Alatas soal 'Negara Hastag'.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan YouTube KOMPASTV, Senin (2/12/2019), mulanya Ali Alatas menyinggung soal perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT) FPI.

"Jadi masalah sekarang ini adalah kalau kita mau bicara SKT tinggal masalah administrasi sebenarnya," kata Habib Ali Alatas

"Karena secara posisi kalau kita bicara masalah ajaran, isi-isi materi dalam FPI itu kan keluarnya rekomendasi menteri agama," imbuhnya.

GOOGLE DOODLE - Fakta Taman Nasional Lorentz atau Lorentz National Park di Papua & Warisan Dunia

Peruntungan 12 Zodiak Rabu (4/12) - Pisces Murah Hati, Leo Penuh Persaingan, Taurus Nostalgia

Kisah Masa Kecil Luna Maya Sebelum di Jakarta Terungkap, Foto Anak Telanjang Dada Dipasang

Trailer Black Widow - Perjalanan Natasha Romanoff Jadi Agen SHIELD Lawan Taskmaster

Menurut Habib Ali Alatas, Kementerian Agama sudah sempat mendatangi FPI terkait urusan SKT tersebut.

"Memang yang punya kapasitas untuk menilai isinya FPI itu karena kita ormas (organisasi massa) islam adalah kementrian agama," ucap dia.

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved