Razia Illegal Drilling 2 Kabupaten

Kapolda Jambi Beri Peringatan Keras Pelaku Illegal Drilling, 150 Personel Dikirim ke Lokasi

Ada sekira 150 personel yang tergabung dari tim terpadu yang melakukan razia illegal drilling di Kabupaten Batanghari dan Sarolangun.

Kapolda Jambi Beri Peringatan Keras Pelaku Illegal Drilling, 150 Personel Dikirim ke Lokasi
Tribun Jambi
Ilustrasi Aktivitas illegal drilling di Desa Pompa Air, Batanghari, Provinsi Jambi, Kamis (2/8/2018). 

Kapolda Jambi Beri Peringatan Pelaku Illegal Drilling, Masa Sosialisasi Selesai, Hari Ini Ditindak

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS, memberi peringatan kepada para pelaku illegal drilling di Provinsi Jambi.

Ada sekira 150 personel yang tergabung dari tim terpadu yang melakukan razia illegal drilling di Kabupaten Batanghari dan Sarolangun.

Polda Jambi bersama tim terpadu dan Provinsi Jambi, merazia lokasi penambangan minyak ilegal ( illegal drilling) di dua kabupaten, Batanghari dan Sarolangun, Senin (2/12).

BREAKING NEWS Polda Jambi dan Tim Razia Lagi ke Lokasi Illegal Drilling Batanghari Sarolangun

Dramatis, Kisah Polwan Cantik yang Nyamar Jadi Calon Pengantin Pria Buronan, Harus Siap Situasi Ini

POLWAN Cantik Menyamar Menjadi PSK di Sindikat Perdagangan Wanita, Tak Sangka Ketemu Sosok Terkenal

Muchlis menegaskan jika masih ada peralatan yang berada di lokasi maka akan ada penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku karena tahap sosialisasi sudah berakhir.

"Pantauan di lapangan beberapa hari lalu masih ada peralatan yang berada di lapangan dan hari ini jika masih ada peralatan maka akan kita buat tidak berfungsi," tegasnya.

Ia juga meminta kepada para pelaku praktik illegal drilling agar untuk segera keluar dari lokasi.

"Para pelaku maupun yang ada dugaan dibekingi oleh aparat agar segera meninggalkan tempat sesuai batas waktu yang ditentukan. Jika masih bandel akan kami tindak," kata Muchlis AS.

Kapolda Jambi setelah memimpin apel di Mapolres Batanghari kepada wartawan, Senin (2/12).
Kapolda Jambi setelah memimpin apel di Mapolres Batanghari kepada wartawan, Senin (2/12). (Tribun Jambi/Rian Aidilfi)

"Bagi yang sudah keluar lokasi, kami menyarankan kepada tim terpadu kabupaten dan provinsi agar dibuat pos-pos pemantau agar mereka tidak kembali lagi," jelasnya.

Kapolda mengatakan tahap sosialisasi sudah berakhir. Dan hari ini merupakan tahap penegakan hukum.

"Beberapa lokasi telah kita lakukan penyisiran dan sudah banyak peralatan yang keluar," ujar Kapolda Jambi, setelah memimpin apel di Mapolres Batanghari kepada wartawan. (Rian Aidilfi / Tribunjambi.com)

Polwan Ovi Mevita Sari Memaafkan Nora Sari, Namun Nasib Perempuan yang Mengejek Berakhir

Bripda Mira Tak Boleh Pulang, Diajak Kapolsek Lakukan Penyamaran Tak Terduga Pakai Kaus Ketat

Pancingan Polwan Berhasil, Bos Penjahat Terkecoh Tapi Bripka Yosia Terjebak di Kamar Mandi

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved