Korban Kebakaran di Tanjab Timur Tagih Bantuan Pemprov Jambi, Dua Tahun Berlalu Hanya Janji-janji

Warga korban kebakaran di Desa Simbur Naik, Kecamatan Muara Sabak Timur berharap janji bantuan dari pemprov dapat direalisasikan.

Korban Kebakaran di Tanjab Timur Tagih Bantuan Pemprov Jambi, Dua Tahun Berlalu Hanya Janji-janji
TRIBUNJAMBI/HENDRI DUNAN NARIS
Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli meninjau langsung lokasi kebakaran. 

Korban Kebakaran di Tanjab Timur Tagih Janji Bantuan Pemprov Jambi, Dua Tahun Berlalu Hanya Janji-janji

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Warga korban kebakaran di Desa Simbur Naik, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjab Timur berharap janji bantuan dari pemprov dapat direalisasikan. 

Dua tahun sudah pasca kebakaran kawasan padat penduduk, yang terjadi pada 15 November 2017 silam di RT 03 dan 04 Dusun Utama tersebut berlalu. Meski saat ini kondisi pemukiman warga sudah mulai membaik. 

Para korban sangat bersyukur dengan adanya bantuan-bantuan yang masuk, setidaknya bantuan itu dapat mengurangi beban para korban untuk membangun kembali rumah mereka.

Namun, dari sekian banyak bantuan yang masuk di posko kebakaran pada waktu itu, hanya bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi hingga saat ini belum tersalurkan. 

Logistik Bekas Pemilu Akan Dilelang Desember, KPU Batanghari Tunggu Intruksi KPKNL Jambi

Puluhan Tim Perebutkan Piala Kapolres Cup Sarolangun 2019

Bawaslu Tanjabbar Targetkan 30 Persen Keterwakilan Perempuan untuk Penerimaan Panwascam

Telah berbagai upaya yang dilakukan pihak desa maupun korban agar bantuan yang diserahkan langsung Gubernur Jambi, Zumi Zola secara simbolis pada waktu itu bisa terealisasi ke para korban.

H. Mendo satu dari korban kebakaran mengaku, bahwa Dia masih ingat betul jumlah uang bantuan yang akan diberikan, yakni sebesar Rp 328.500.000 untuk 68 KK. Namun hingga saat ini uang tersebut belum diterima para korban kebakaran.

"Walaupun Zumi Zola tidak menjadi Gubernur lagi, tapi seharusnya pihak Pemprov tetap menyalurkannya," harapnya.

"Kan bantuan itu atas nama Gubernur, bukan Zumi Zola. Walaupun Zumi Zola tidak ada lagi, tapi Pemprov harus tetap menyalurkannya," jelasnya.

Lanjutnya, janji itu adalah hutang, dan harus ditunaikan. Kalau tidak ada janji atau penyerahan secara simbolis dulu, para korban tidak akan menagihnya. Tapi karena sudah janji, jadi harus ditepati.

"Ini sudah 2 tahun setelah kebakaran, tapi kenapa Pemprov tidak juga memberikan bantuan itu ke kami," tuturnya.

Ali Mustakim, yang juga korban kebakaran Simbur Naik menyampaikan nada yang sama. Kenapa sampai sekarang bantuan tersebut tidak disalurkan, Dia dan para korban lainnya minta kejelasan dari Pemprov Jambi.

"Kalaupun bantuannya tidak banyak untuk satu orangnya, tapi setidaknya dapat meringankan hutang kami  membangun rumah," ujarnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved