Kronologi Penemuan Mayat hakim PN Medan, Luka di Leher, Diduga Dibunuh?
Korban ditemukan terbujur kaku di bagian kursi tengah mobil. Setelah dilakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara, korban dibawa ke Rumah Sakit
Hingga saat ini timnya masih berada di lapangan.
“kami telah membentuk tim khusus untuk mengungkapkan kasus ini. Untuk jenazah sedang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan," ujarnya.
Saat ditanya apakah Jamalludin merupakan korban dibunuh, Eko menuturkan untuk sementara dugaan tersebut dibunuh.
"Untuk sementara dibunuh," jelasnya.
Saat ditanya apa saja luka yang dialami korban, Kompol Eko Hartanto mengatakan bahwa ada luka di bagian leher.
"Setelah di cek tentang keadaan tubuh korban, ada memar di bagian leher yang menghitam. Dari hidung, keluar cairan yang berwarna agak kekuningan," pungkasnya.(akb/mft/tribun-medan.com)
• Rincian Eselon III & IV yang Dipangkas di Kemenkeu, Kementrian Lama Kapan?
• Jadwal Liga Inggris - Chelsea vs West Ham United, Liverpool vs Brighton and Hove Albion, Manc City
Seorang Hakim Ditemukan Meninggal di Mobilnya
Dalam pemberitaan sebelumnya, seorang hakim jUga ditemukan tewas di dalam mobil bernama Tri Hadi Budisatrio, ditemukan di basement parkiran PN Jaktim, sekira pukul 15.00 WIB, Selasa (26/11/2019) lalu.
Sehari-hari Hakim Tri Hadi Budisatrio bertugas di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Sumino menjelaskan bahwa Tri sempat berobat ke rumah sakit lantaran menderita sakit jantung.
"Sakit jantung kira-kira sebulan yang lalu," ucap Sumino di PN Jakarta Timur, Cakung, Selasa (26/11/2019).
Tri sendiri hari Selasa masuk guna menghadiri sidang atas beberapa perkara yang ditanganinya.
Saat bertemu di pagi hari, Sumino menjelaskan bahwa kondisi Tri sehat dan tak mengeluh sakit.
"Masuk kerja hari ini, tadi sehat-sehat saja," ujarnya.
Jasad Tri dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna dilakukan pemeriksaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/12072018_mayat_20180712_212430.jpg)