#BoikotSampoerna Trending di Twitter, Dugaan Penyimpangan yang Dilakukan PT Sampoerna

#BoikotSampoerna muncul saat berbagai cuitan yang menguak sisi gelap dari bisnis rokok yang dijalankan oleh PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk

#BoikotSampoerna Trending di Twitter, Dugaan Penyimpangan yang Dilakukan PT Sampoerna
Shutterstock
Ilustrasi rokok 

#BoikotSampoerna Trending di Twitter, Dugaan Penyimpangan yang Dilakukan PT Sampoerna

TRIBUNJAMBI.COM - Tagar Boikot Sampoerna tiba-tiga menggegerkan jagat media sosial Twitter, Selasa (26/11) siang.

Banyaknya cuitan #BoikotSampoerna menjadikan tagar ini masuk trend Twitter.

Agaknya #BoikotSampoerna muncul saat berbagai cuitan yang menguak sisi gelap dari bisnis rokok yang dijalankan oleh PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HM Sampoerna) membanjiri linimasa Twitter.

#BoikotSampoerna
#BoikotSampoerna (Capture)

Sejumlah utas yang membahas perihal sistem pengalihdayaan (outsource) dalam urusan tenaga kerja perusahaan tersebut.

Salah satunya datang dari warganet bernama pengguna @TujuWidodo.

VIDEO: Warung Kampung KB Bina Kencana Diresmikan, Tekwan sampai Ketoprak Ada di Sini

JANJIAN Dengan Perempuan yang Baru Dikenal di FB, Remaja 16 Tahun Malah Dikeroyok, Nyaris Telanj4ng

"Sampoerna selalu membanggakan tenaga kerja besar(nya). Dengan segala macam kebanggaan memiliki hampir 50 ribu tenaga kerja. Padahal pada praktiknya, Samporna menggunakan sistem Mitra Produksi Sampoerna (MPS) untuk urusan ketenagakerjaan," tulisnya.

Ia melanjutkan, sistem MPS menguntungkan bagi Sampoerna karena adanya efisiensi tenaga kerja dan penghematan biaya produksi.

Hal itu membuat Sampoerna bisa meningkatkan kapasitas produksi dengan signifikan tanpa membangun pabrik baru atau memperluas yang telah ada.

"Samporena juga bisa terbebas dari masalah tenaga kerja, seperti pesangon, pensiun atau hak tenaga kerja lainnya karena sudah menjadi tanggung jawab dari pihak ketiga sebagai mitra usaha," lanjut Tuju Widodo.

Halaman
12
Penulis: suci
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved