Kerap Berkata Kasar dan Mantan Napi, Ahok BTP Jadi Komut Pertamina Karena Dekat dengan Jokowi?

Sejumlah politisi menduga terpilihnya Ahok diduga adanya hubungan khusus dengan istana, terlebih jejak rekam mantan Wakil Gubernur Jakarta ini

Kerap Berkata Kasar dan Mantan Napi, Ahok BTP Jadi Komut Pertamina Karena Dekat dengan Jokowi?
Kolase/Tribun Jambi
Kerap Berkata Kasar dan Mantan Napi, Ahok BTP Jadi Komut Pertamina Karena Dekat dengan Jokowi? 

Kerap Berkata Kasar dan Mantan Napi, Ahok BTP Jadi Komut Pertamina Karena Dekat dengan Jokowi?

TRIBUNJAMBI.COM - Terpilihnya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) memunculkan pro kontra.

Sejumlah politisi menduga terpilihnya Ahok diduga adanya hubungan khusus dengan istana, terlebih jejak rekam mantan Wakil Gubernur Jakarta ini mempunyai kedekatan khusus dengan Presiden Joko Widodo.

Mulai Ngantor di Pertamina, Ini Pro dan Kontra Ahok BTP Jadi Komut - Fadli Zon, Sean hingga PA 212
Mulai Ngantor di Pertamina, Ini Pro dan Kontra Ahok BTP Jadi Komut - Fadli Zon, Sean hingga PA 212 (ist)

Kedekatan dengan Jokowi

Salah satu yang menduga hal itu adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Fadli menilai, penunjukan Ahok yang pernah menjadi terpidana kasus penistaan agama bukan karena prestasi atau kemampuannya, melainkan karena faktor pertemanan dengan Jokowi.

"Jadi saya kira mungkin itu refleksi kedalaman hubungan Pak Jokowi dengan Ahok sebagai teman sejati atau teman politik," kata Fadli.

Dijadikannya Ahok sebagai Komut Pertamina juga dapat memunculkan penolakan dari orang-orang yang tidak menyukai Ahok.

Doa Cepat Dapat Jodoh, Salat Istikharah Jika Bimbang, Bingung Pilih Pasangan Calon Istri atau Suami

Harga Motor Bekas Honda NSR 150 Series Capai Rp 85 Juta, Ada yang Punya Harta Karun Ini?

"Itu menimbulkan tokoh-tokoh, orang-orang dan masyarakat yang selama ini kontra terhadap Ahok menjadi tidak suka," ujar Fadli.

Menurut dia, masih banyak orang lain yang lebih kompeten mengisi posisi Ahok tersebut.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved