Anak Soekarno dari Pramugari Garuda Dilahirkan di Jerman, Kartini Manoppo 'Dipepet' di Ruang Tamu

Kemudian, Bung Karno mengajaknya berbincang ke ruang tamu. Di ruangan tersebut tiba-tiba Bung Karno mengutarakan perasaan cintanya.

Editor: Duanto AS
Kartini Manoppo dan Soekarno. (ist) 

“Sekarang juga, saya minta kepastian darimu, ya atau tidak,” tuturnya tegas.

Kartini Manoppo bingung luar biasa.

Ya atau tidak, ya atau tidak.

Akhirnya Kartini menjawab, ya.

Namun, Kartini meminta satu syarat, yakni semua diperjelas menanti kepulangannya dari AS.

Sepulang dari AS, Kartini Manoppo akhirnya menikah dengan Bung Karno.

Keduanya tidak menikah secara resmi, hanya menikah siri.

Sebab keluarga Kartini yang sangat terpandang awalnya tidak menyetujui.

Pantang bagi mereka putri kesayangannya menjadi istri kelima, meski pria tersebut seorang presiden.

“Itulah kenapa saya tidak menikah secara resmi dengan Bung Karno,” ujar Kartini Manoppo, seperti dikutip dari buku Bung Karno! Perginya Seorang Kekasih, Suamiku, & Kebanggaanku.

Harus melahirkan di Jerman supaya selamat

Dari Kartini, Bung Karno mendapat seorang putra yang dinamainya Totok Suryawan Sukarnoputra.

Anak tersebut lahir pada 17 Agustus 1967 di Nurenberg, Jerman.

Saat Kartika Manoppo hamil, Bung Karno memang menyuruh istrinya tersebut melahirkan di Jerman.

Sebab saat itu kondisi politik tidak kondusif, dan Bung Karno berada di akhir era kekuasaannya.

Sebenarnya Bung Karno melarang Kartini pulang ke Indonesia sampai dia memberikan lampu hijau.

Namun karena rindunya terhadap Indonesia dan Bung Karno tak tertahankan, setelah anaknya lahir, Kartika nekat pulang ke Indonesia.

(Tulisan ini bersumber dari artikel Intisari, berjudul Kesengsem dengan Pramugrari Cantik yang Ada dalam Lukisan, Begini Cara Bung Karno Mendapatkan Cintanya)

Biodata Kartini Manoppo

Nama lengkap: Kartini Manoppo

Lahir: 19 Maret 1931
Meninggal: 1990

Pekerjaan: pramugari
Pasangan: Soekarno (1959–1968)
Anak: Totok Suryawan

Kisah Paspampres, Taktik Akali Pengamanan Soeharto Terendus, Perisai Soekarno Dilempar Granat

Plaaak, Dedengkot Kopassus Tempeleng Pipi Soeharto Gara-gara Telegram, Sirkus apa-apaan ini?

Taktik Paspampres Mengakali Presiden Awalnya Berhasil, Namun Akhirnya Ketahuan Juga

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved