Advertorial

Timpora Jambi Pantau Keberadaan Orang Asing, 3 Perusahaan di Muaro Jambi Patuhi Aturan

Kepala Imigrasi Kelas 1 TPI Jambi, Heru Santoso, mengatakan kegiatan ini sebagai amanat dari Undang-undang Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian.

Timpora Jambi Pantau Keberadaan Orang Asing, 3 Perusahaan di Muaro Jambi Patuhi Aturan
Tribun Jambi
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi Kamis (21/11) melalui Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Jambi yang berkoordinasi dengan lintas instansi seperti Polda, TNI, Pemda melaksanakan Operasi Gabungan Pengawasan. 

Timpora Jambi Pantau Keberadaan Orang Asing, 3 Perusahaan Patuhi Aturan

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam menjalankan amanah Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian pengawasan orang asing, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi Kamis (21/11) melalui Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Jambi yang berkoordinasi dengan lintas instansi seperti Polda, TNI, Pemda melaksanakan Operasi Gabungan Pengawasan.

Operasi itu terkait keberadaan orang asing di lingkup perusahaan- perusahaan yang memperkerjakan orang asing di Kecamatan Sungai Gelam Muaro Jambi.

Kepala Imigrasi Kelas 1 TPI Jambi, Heru Santoso, mengatakan kegiatan ini sebagai amanat dari Undang-undang Nomor 6 tentang Keimigrasian.

Imigrasi merupakan bagian dari eksekutif yang memiliki tugas untuk melakukan pengawasan orang asing, baik secara mandiri, terpadu dan operasi pengawasan orang asing yang dilakukan secara bersama dengan instansi terkait.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi Kamis (21/11) melalui Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Jambi yang berkoordinasi dengan lintas instansi seperti Polda, TNI, Pemda melaksanakan Operasi Gabungan Pengawasan. 1
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi Kamis (21/11) melalui Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Jambi yang berkoordinasi dengan lintas instansi seperti Polda, TNI, Pemda melaksanakan Operasi Gabungan Pengawasan. 1 (Tribun Jambi)

Kegiatan pengawasan keimigrasian harus senantiasa digalakkan dan ditingkatkan, mengingat semakin banyaknya orang asing yang masuk dan melakukan kegiatan di wilayah Indonesia.

 "Yakni dengan berbagai macam tujuan kedatangan seperti wisata, kunjungan sosial budaya, pemerintahan, sosial bahkan untuk bekerja. Dan dari berbagai permasalahan yang muncul terkait dengan keberadaan dan kegiatan orang asing," terangnya.

Pantauan Tribun Jambi saat Timpora melakukan operasi gabungan di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi ada tiga perusahaan yang didata mempekerjakan orang asing, di antaranya, PT Daqing Jaya, PT Indopart dan CV Nusa Indah.

Dari ketiga perusahaan tersebut, Timpora tidak menemukan adanya pelanggaran, baik itu pidana maupun menyalahi izin.

Kasi Inteldakim Imigrasi Jambi, Welhelmus, menjelaskan tidak ada ditemukan pelanggaran terhadap warga asing yang kita temukan di tiga perusahaan tersebut. Semuanya memiliki izin dan memenuhi prosedur sebagai warga negara asing untuk tinggal di Jambi.

 "Di PT Daqing Jaya, ada sembilan orang pekerja asing yang enam di antaranya memiliki izin lengkap, tiga diantaranya dalam kepengurusan dan telah terdaftar di Imigrasi Jambi. Dan di PT Indopart yang bergerak di perusahaan export-import pinang warga Pakistan, Amir telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNA) dan tidak mempekerjakan warga asing di perusahaannya pekerjanya semuanya warga setempat. Di CV Nusa Indah yang juga bergerak di perusahaan pinang pemiliknya, Nabil yang juga warga Pakistan memiliki izin lengkap serta tidak memperkerjakan warga negara asing," jelas Kasi Inteldakim Welhelmus.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi, Heru Santoso, mengimbau kepada masyarakat supaya jangan alergi terhadap orang asing selama mereka memiliki tujuan yang baik.

Dan terkait tentang orang asing tersebut, mereka tidak hanya harus mematuhi undang-undang Keimigrasian saja. Mereka juga harus mematuhi peraturan daerah setempat tempat mereka tinggal. Undang-undang tenaga kerja harus mereka patuhi sesuai apa yang menjadi tujuan mereka tinggal di Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)

Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved