Penipuan CPNS Tanjab Timur

Sepekan Dibuka, Pelamar CPNS di Tanjab Timur Tembus 1.500 Lebih, Hati-hati Penipuan CPNS

Sepekan dibuka seleksi penerimaan CPNS di Tanjab Timur, BKPSDM sudah terima 1.561 pelamar dan terima 80an berkas manual, Selasa (19/11).

Sepekan Dibuka, Pelamar CPNS di Tanjab Timur Tembus 1.500 Lebih, Hati-hati Penipuan CPNS
Tribunjambi/Abdullah Usman
Para pendaftar CPNS di Tanjab Timur. 

Sepekan Dibuka, Pelamar CPNS di Tanjab Timur Tembus 1.500 Lebih, Hati-hati Penipuan CPNS

TRIBUNJAMBI.COM, MURASABAK - Sepekan dibuka seleksi penerimaan CPNS di Tanjab Timur, BKPSDM sudah terima 1.561 pelamar dan terima 80an berkas manual, Selasa (19/11).

Sejumlah pelamar CPNS Tanjab Timur telah mendaftar melalui online menurut formasi masing-masing dan sudah menyerahkan berkas ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjab Timur.

Kabid Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Tanjung Jabung Timur, Angga Hari mengatakan dalam penerimaan CPNS 2019 BKPSDM Kabupaten Tanjung Jabung menggunakan dua metode pendaftaran, yaitu secara online dan pendaftaran manual dengan menyerahkan berkas langsung ke BKPSDM Tanjab Timur.

"Proses pendaftaran CPNS di Kabupaten Tanjabtim sampai saat ini terdapat 1.561 pelamar kerja yang sudah memilih instansi dan 537 sudah melakukan pendaftaran," ujarnya.

BREAKING NEWS Nama Kabid BKPSDM Tanjabtim Dicatut Oknum, Minta Uang untuk Syarat Lolos CPNS

Tak Hanya Nama Kabid BKPSDM, Pelaku Penipuan CPNS Tanjab Timur Juga Catut Nama Kadis Pendidikan

"Untuk pendaftaran berkas secara manual sendiri sampai saat ini sudah mencapai 80 berkas dan saat ini sedang dilakukan verifikasi, sejauh ini belum ada yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS)" jelasnya.

Ditambahkanya pendaftaran CPNS di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah dibuka dari tanggal 11 November sampai dengan 25 November dan untuk pengantaran berkas sampai 27 November 2019.

Menurutnya penyerahan berkas secara manual sendiri, bertujuan untuk menyandingkan data, karena antara berkas yang diupload dan disampaikan kadang tidak sinkron.

"Selain itu untuk menghindari potensi pemalsuan data misalnya dalam pengisian IPK tidak sesuai pada ijazah, oleh karena itu perlunya dilakukan pemberkasan dan kami meminta langsung kepada pendaftar untuk membawa berkas," pungkasnya.

Untuk diketahui Kabupaten Tanjung Jabung Timur sendiri pada tahun ini membuka 197 formasi diantaranya 124 tenaga guru, 38 tenaga teknis dan 35 tenaga kesehatan.

Namun, para pendaftar CPNS di Tanjab Timur harus berhati-hati dengan aksi penipuan. Sebelumnya Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Tanjab Timur, Angga Hari dicatut pelaku penipuan CPNS Tanjab Timur.

Kepada Tribunjambi.com Angga menuturkan kejadian tersebut berawal dari laporan salah satu peserta CPNS yang kenal dengannya.

"Peserta CPNS tersebut menanyakan ke saya perihal tersebut. Setelah dicek dapat dipastikan hal tersebut merupakan ulah oknum yang sengaja mencatut nama saya," ujarnya.

"Selain itu saya juga sudah memiliki bukti rekaman suara, dan screenshot percakapan pelaku dan korban," jelas Angga.(usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved