Pemkab Tanjab Barat Launching Aplikasi BPHTB dan KKP

Tingkatkan pelayanan dan maksimalkan PAD, Bapenda Tanjab Barat dan BPN integrasikan pelayanan melalui aplikasi BPHTB dan KKP.

Pemkab Tanjab Barat Launching Aplikasi BPHTB dan KKP
Tribunjambi/Darwin
Tingkatkan pelayanan dan maksimalkan PAD, Bapenda Tanjab Barat dan BPN integrasikan pelayanan melalui aplikasi BPHTB dan KKP. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Tingkatkan pelayanan dan maksimalkan PAD, Bapenda Tanjab Barat dan BPN integrasikan pelayanan melalui aplikasi BPHTB dan KKP.

Untuk itu diadakan Launching Integrasi Aplikasi BPHTB dan KKP serta Evaluasi Penerimaan Pendapatan Daerah tahun 2019.

Acara dibuka Wakil Bupati Tanjab Barat, Amir Sakib di Ruang Pola Utama Pemkab Tanjab Barat, Senin (18/11).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanjab Barat, Yon Heri mengatakan integrasi aplikasi itu merupakan upaya memaksimalkan pelayanan dan peningkatan pendapatan daerah.

“Aplikasi itu sudah dipersiapkan sejak satu bulan lamanya dengan melibatkan tim Pusat Data dan Informasi dari BPN pusat,” ujar Yon Heri.

Keunggulan integrasi dua aplikasi ini mempermudah kinerja BPN dan Bapenda. Jika sebelumnya bukti bayar pajak BPHTB yang diterbitkan Bapenda tidak bisa dibuktikan keasliannya oleh BPN yang merupakan salah satu syarat peralihan atas tanah.

"Setiap proses pengalihan hak atas tanah oleh kantor pertanahan itu harus mendapatkan password (unit id) dari Bapenda. ID itu didapatkan setelah melakukan pembayaran pajak. Apabila belum bayar, maka tidak akan dapat dilanjutkan prosesnya oleh Kantor Pertanahan," katanya.

Dia berharap dengan hal tersebut dapat mempermudah kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat. Serta dapat mengawal upaya peningkatkan pendapatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved