Berita Selebritis

4 Fakta Dugaan Penistaan Agama oleh Atta Halilintar, Ngaku Sudah Hapus Videonya hingga Minta Maaf

4 Fakta Soal Penistaan Agama oleh Atta Halilintar, Ngaku Sudah Hapus Videonya hingga Minta Maaf

4 Fakta Dugaan Penistaan Agama oleh Atta Halilintar, Ngaku Sudah Hapus Videonya hingga Minta Maaf
Instagram @attahalilintar
Atta Halilintar 

4 Fakta Dugaan Penistaan Agama oleh Atta Halilintar, Ngaku Sudah Hapus Videonya hingga Minta Maaf

TRIBUNJAMBI.COM - Usai tersangkut kasus skandal dengan DJ seksi Bebby Fey, Youtuber Atta Halilintar kembali tersangkut kasus, kali ini dugaan penistaan agama.

Kali ini, video Youtube yang diunggah Atta Halilintar menuai kontroversi lantaran diduga menistakan sebuah agama.

Walau begitu, dengan tegas Atta Halilintar rupanya tak ingin masalah tersebut menjadi bahan perbincangan publik, sehingga dia ingin meluruskannya.

TAHU Bakal Polemik, Atta Halilintar Sempat Lakukan Ini Pada Video yang Dituduh Menistakan Agama

Curhatan Sedih Atta Halilintar di Instagram Viral Usai Dituding Lakukan Penistaan Agama!

GEGER Atta Halilintar Tagih Utang ke Mendiang Julia Perez, Ternyata Tak Cuma Satu Artis

Kesalnya Galih Ginanjar Jarang Dijenguk Istri, Barbie Kumalasari Aku Harus Mengurus yang Lain

Sebagai informasi, si pemilik jargon ‘Ahsiap’ itu dilaporkan oleh sebuah LSM bernama KPK (Komunitas Pengawas Korupsi) ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Rabu (13/11/2019), atas dugaan penistaan agama.

Tak sendiri, Atta Halilintar dilaporkan bersama dengan sebuah akun YouTube bernama Gunawan Swallow.

Laporan ini sudah teregister dengan nomor LP/7322/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 13 November 2019. Video YouTube yang berujudul "Dilarang dilakukan saat solat" menjadi akar permasalahan Atta Halilintar.

Padahal, YouTube tersebut sudah lama dihapus lantaran dapat menimbulkan polemik.

1. Atta Halilintar jawab tuduhan penistaan agama

Atta Halilintar tampaknya menjawab tuduhan miring itu.

Melalui Instagram story, Atta Halilintar menyebut bahwa dalam video tersebut tak ada niat untuk melecehkan salah satu agama.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved