Peringatan Dini Tsunami
BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami di Maluku Utara, Kenali Ciri Terjadinya Tsunami
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG cabut peringatan dini tsunami pasca gempa bumi magnitudo 7,1
TRIBUNJAMBI.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG cabut peringatan dini tsunami pasca gempa bumi magnitudo 7,1.
Sebelumnya peringatan dini tsunami dan gempa bumi terjadi di Jalolo, Maluku Utara, yang terjadi pada Kamis (14/11/2019) pukul 23.17 WIB.
Indonesia sebagai negara kepulauan rawan akan terjadi bencana Tsunami, terutama kawasan yang berada di bibir pantai.
• JADWAL El Clasico Barcelona Vs Real Madrid, El Real Dirugikan atas Blaugrana Karena Hal Ini!
• BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami di Maluku Utara Pasca Gempa Bumi 7,1 SR
Waspada Tsunami
Jadi, apa yang sebenarnya dimaksud dengan tsunami?
Melansir dari laman Intisari Online, tsunami berasal dari bahasa Jepang 'tsu' yang berarti pelabuhan.
Sementara 'name' artinya gelombang.
Tsunami dikenal sebagai gelombang pelabuhan, karena daya hancurnya baru tampak ketika gelombang tersebut telah sampai ke pelabuhan atau pantai.
• Siapa Sebenarnya Nicke Widyawati? Bos Pertamina yang Disebut Posisinya Akan Digeser Ahok!
• BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa, Warga Maluku Utara Selamatkan Diri ke Gunung
Tsunami merupakan perpindahan badan air permukaan air laut secara vertikal yang terjadi secara tiba-tiba.
Perubahan permukaan air laut ini bisa disebabkan oleh gempa bumi yang pusatnya di bawah laut.
Selain itu, tsunami juga bisa terjadi karena adanya letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut ataupun benturan meteor di lautan.
Sejarawan asal Yunani yang bernama Thucydides merupakan orang pertama yang mengaitkan tsunami dengan gempa bawah laut.
• Update Gempa Manado 7,4 Dini Hari, ini Daerah yang Potensi Tsunami
• Ada Barbeque dan Sajian Berkuah Khas Korea di SamWon Express
Namun, hingga abad ke 20, pengetahuan tentang penyebab tsunami masih sangat minim.
Sehingga, berbagai riset dan penelitian pun terus dilakukan untuk mengetahui penyebab bencana tersebut.
Lalu, bagaimana ciri-ciri terjadinya tsunami?
• Nilai Investasi di Muarojambi Capai Rp 3,190 Triliun, Kelapa Sawit Jadi yang Terbesar
• Jelang Musim Hujan, Pemkab Bungo Wanti-wanti Daerah Rawan Banjir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/video-tips-menyelamatkan-diri-dari-tsunami-saat-liburan-ke-pantai.jpg)