Warga Kerinci Ketakutan Rumahnya Bolak-balik Disatroni Maling, Minta Polisi Cepat Bertindak

Warga Desa Pungut Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci resah dengan maraknya aksi pencurian.

Warga Kerinci Ketakutan Rumahnya Bolak-balik Disatroni Maling, Minta Polisi Cepat Bertindak
gethow.org
  ilustrasi pencuri  

Warga Kerinci Ketakutan Rumahnya Bolak-balik Disatroni Maling, Minta Polisi Cepat Bertindak

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga Desa Pungut Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci resah dengan maraknya aksi pencurian. Pasalnya pelaku nekat masuk rumah warga disaat warga sedang tertidur.

Menurut warga Pungut dalam bulan ini saja sudah lima kali pencurian terjadi. Banyak warga yang menjadi korban maling trauma, takut kejadian ini terulang kembali.

Warga berharap polisi bertindak cepat menangkap pelaku maling di Desa Pungut Hilir tersebut.

Kades Pungut Hilir, Zamzari dikonfirmasi membenarkan maraknya aksi pencurian di desanya. Dia mengatakan, dalam beberapa bulan ini sudah lebih lima kali aksi pembobolan rumah warga.

"Ya, marak aksi pencurian. Beberapa bulan ini sudah lebih lima kali maling masuk rumah. Warga khawatir dan cemas berada di rumahnya, takut bukan hanya harta, tapi bisa mencelakai warga," katanya, Senin (11/11).

Ratusan ASN Tanjab Barat Diambil Sumpah, Bupati Safrial Berikan Pesan Penting Ini

M Dianto: Alhamdulillah di Sela-sela Kelelahan Pemadaman Karhutla, Hujan Turun

Ditemukan Sengaja Membakar Lahan, Pemprov Ancam Cabut Izin Perusahaan

Sejumlah barang warga yang hilang seperti uang jutaan rupiah, laptop, handphone dan barang berharga lainnya.

"Baru-baru ini rumah ketua KPU yang dimasuki maling. Sudah dilaporkan tapi pelaku belum juga ditangkap polisi," ujarnya.

Selain rumah ketua KPU, banyak juga rumah warga lainnya. Beberapa orang sudah melapor polisi, tapi belum ada hasil.

"Kami minta polisi tangkap maling yang kerap beraksi di desa kami. Karena merugikan dan merasahkan warga," pungkasnya. (*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved