Tiga Begal di Merangin Diamankan, Hasil Kejahatannya Dijual ke Oknum SAD

Semua pelaku pencurian sepeda motor yang sempat viral karena diamuk massa beberapa hari lalu telah diamankan di Mapolres Merangin.

Tiga Begal di Merangin Diamankan, Hasil Kejahatannya Dijual ke Oknum SAD
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Ilustrasi. 2 pelaku begal yang ditangkap polisi di Sarolangun 

Tiga Begal di Merangin diamankan, Hasil Kejahatannya Dijual ke SAD

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Semua pelaku pencurian sepeda motor yang sempat viral karena diamuk massa beberapa hari lalu telah diamankan di Mapolres Merangin.

Mereka adalah Firdaus, Sardi alias Sar dan Sulaiman. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin.

Ketiga pelaku diamankan di tempat yang berbeda, Firdaus diamankan oleh anggota Unit Intel Kodim 0420/Sarko dan warga, Sar diamankan warga karena ketahuan keluar dari persembunyiannya dan Sulaiman diamankan oleh tim Opsnal Polres Merangin di Sungai Ulak.

Kapolres Merangin AKBP Muhammad Lutfi melalui Kasat Reskrim IPTU Khairunnas membenarkan jika komplotan curanmor tersebut telah diamankan dan tengah dilakukan pengembangan kasus.

"Ketiganya sudah kita amankan di Polres Merangin, dan kita masih akan kembangkan kasusnya untuk mengungkap jaringan ketiga pelaku ini," kata Khairunnas.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku telah berulangkali melakukan aksi pencurian ini.

Modus yang dilakukan pelaku ada yang mencuri ketika motor diparkir, ada yang merampas alias membegal, dan cara-cara keji lainnya.

Media yang dilakukan untuk menakuti korbannya adalah pisau. Jika korban melawan, pelaku tak segan-segan untuk melukainya.

“Saya sudah lebih sepuluh kali, melakukan pembegalan dengan menggunakan pisau dan korbannya juga kalau melawan kami lukai," kata Firdaus.

Dari sejumlah kendaraan hasil kejahatan kelompoknya, Banyak dijual kepada suku anak dalam yang bermukim di Desa Mentawak dengan harga yang sangat murah.

“Saya jual ke SAD yang bermukim di Desa Mentawak, Dan setiap dapat hasil kejahatan saya telpon langsung JS dan itupun harganya bervariasi, Dan uangnya kami bagi dengan pelaku lainnya," ujarnya lagi.

Dengan pengakuan tersangka, satreskrim Polres Merangin akan mengungkap kasus-kasus ini dan akan memanggil orang-orang yang disebutkan oleh pelaku. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved