MENGENAL 'Desa Hantu' Penerima Dana Desa dari Pemerintah Pusat, Seluruh Warga Pilih Pindah Karena

Sebuah desa di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan menjadi perbincangan beberapa hari terakhir. Desa yang bernama Wonorejo itu disebut sebagai desa

MENGENAL 'Desa Hantu' Penerima Dana Desa dari Pemerintah Pusat, Seluruh Warga Pilih Pindah Karena
Tribunnews.com
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM- Sebuah desa di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan menjadi perbincangan beberapa hari terakhir.

Desa yang bernama Wonorejo itu disebut sebagai desa hantu alias desa fiktif penerima dana desa dari pemerintah pusat.

Padahal desa tersebut sudah tidak ada lagi.

Seluruh warga dilaporkan telah pindah sehingga desa tersebut kosong sejak dua tahun terakhir.

TAK Cuma Agnez Mo, Penyanyi Cantik Ini Lebih Dulu Dibuatkan Patung Lilin Oleh Museum Madame Tussauds

Sabu Ketinggalan di Bungkus Rokok, Gembong Narkoba dari Sumsel Dibekuk di Sarolangun

Atlet Muaythai Kota Jambi Raih 3 Emas dan 2 Perak, Maria Magdalena: 5 Orang Bakal Ikut PON di PAPUA

Jual lahan ke perusahaan tambang

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan Zulkifli mengatakan warga Desa Wonorejo sudah tidak ada lagi karena telah menjual lahannya ke salah satu perusahaan tambang.

Zulkifli mengatakan penduduk Desa Wonorejo tergiur dengan besaran ganti rugi yang disodorkan perusahaan tambang.

Ia menyebut apa yang terjadi di Desa Wonorejo bisa terjadi pada desa-desa lain di wilayah Kalimantan Selatan.

BANTING Setir, Biduan Cantik Angeli Emitasari Resmi Jadi Kades, Berhasil Sisihkan Dua Kandidat Lain

Mami IV Ngaku Sudah Pisah Ranjang saat Tepergok Selingkuh dengan Oknum Perwira di Polda Bali

DITEMBAK Mati, Bos Narkoba Ini Ternyata Punya Ladang Ganja 10 Hektare di Aceh

"Kan masyarakat diiming-imingi nih dapat duit instan dengan cara cepat. Akhirnya satu per satu warganya pindah ke desa-desa yang lain," ujar Zulkifli, saat dihubungi, Jumat (8/11/2019).

Di Kalimantan Selatan banyak perusahaan tambang yang lahannya berseberangan dengan lahan milik warga.

Halaman
123
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved