Sabtu, 18 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

DATANG Ke Pesta Pernikahan, Saharuddin Tewas Ditikam Jufri Diduga Akibat

Seorang pria bernama Jufri ditangkap polisi usai membunuh Saharuddin (29) di acara nikahan yang berlangsung di Jalan Sukamaju 4, Kecamatan Kecamatan

Editor: rida
ILUSTRASI 

Begitu sang pria guru agama itu menyebutkan nama Yesus, siswa SMK ini langsung kabur.

Korban yang merintih kesakitan ini ditemukan oleh warga sekitar yang kemudian melarikannya ke rumah sakit.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit AURI dan dirujuk ke RSUP Prof Kandou.

Sayangnya, Alexander Pangkey menghembuskan napas terakhir di RSUD Prof Kandou Manado pukul 20.00 Wita.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Manado, kejadian penusukan itu dibenarkan Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani.

"Informasi yang masuk setengah jam yang lalu, bahwa guru yang ditikam siswanya sudah meninggal dunia," kata Kapolsek.

Diketahui, Alexander Pangkey seorang guru agama di SMK yang berlokasi di Kelurahan Mapanget Barat.

Peristiwanya terjadi di depan halaman sekolah Senin siang pukul 9.30 pagi

Pengakuan Istri Korban

Menurut istri korban Silvia Walalangi, peristiwa penikaman ini terjadi di depan sekolah, Senin (21/10/2019) siang setelah selesai belajar.

"Saya berada di Tondano. Saya ditelepon, bahwa suami saya masuk rumah sakit, karena ditikam siswanya," ujar istri korban dilansir dari TribunManado di Ruang Resusitasi RSUP Prof Kandou.

Lanjutnya, mereka sudah melaporkan kasus ini di Polresta Manado.

"Kalau saya dengar, motifnya, suami saya menegur siswa itu karena merokok saat jam sekolah," katanya.

Tambahnya, di saat suaminya akan pulang dengan menggunakan sepeda motor, tiba-tiba siswa yang dimarahinya itu mendatangi korban.

"Informasi suami saya di atas motor, lalu ditikam berulang kali oleh siswanya," ucapnya lalu menangis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved