Korban Tak Melawan, 5 Pemerkosa Remaja 14 Tahun Divonis Ringan, Walikota Sampai Protes

Pengadilan di Spanyol disorot setelah lima pemerkosa bocah 14 tahun mendapat hukuman ringan karena korban dianggap tak melawan balik. Dalam keterangan

Kompas.com
Ilustrasi Pelecehan Seksual 

TRIBUNJAMBI.COM- Pengadilan di Spanyol disorot setelah lima pemerkosa bocah 14 tahun mendapat hukuman ringan karena korban dianggap tak melawan balik. Dalam keterangan di Pengadilan Barcelona, gadis itu disebut dalam "keadaan tidak sadar".

Karena itu dia tidak memberikan perlawanan. Lima pemerkosa bocah 14 tahun itu tak mendapat vonis kekerasan seksual di mana hukumannya adalah antara 15 sampai 20 tahun penjara.

KISAH Paula Verhoeven Keringat Dingin Ketemu Mertua Hingga Ungkap Kelakuan Baim Wong Diranjang Bikin

Kisah Paspampres, Taktik Akali Pengamanan Soeharto Terendus, Perisai Soekarno Dilempar Granat

DAFTAR Harga Mobil Bekas Dibawah Rp 20 Juta Suzuki, Mazda, Corolla, Toyota, Daihatsu, Kijang . . .

Dilansir BBC dan Sky News Jumat (1/11/2019), mereka hanya diputus bersalah atas dakwaan pelecehan seksual, di mana hukumannya 10-12 tahun penjara.

Tinjauan pun tengah berlangsung di Spanyol untuk menentukan apakah kasus pemerkosaan itu berdasarkan persetujuan eksplisit si bocah.

Bagaimana Kasus Ini Bermula?

Lima orang itu divonis bersalah karena melecehkan remaja itu ketika minum-minum di pabrik terbengkalai Manresa, pada Oktober 2016.

Jaksa penuntut menyatakan, kelima pelaku terdiri dari dua warga Spanyol, dua warga negara Kuba, dan sisanya berasal dari Argentina.

Mereka menyerang gadis yang tidak disebutkan identitasnya ketika dia berada di bawah pengaruh alkohol serta obat-obatan terlarang.

Salah satu pelaku, dikenal dengan hanya Bryan Andres M, memberi tahu pemerkosa lain untuk melakukannya selama 15 menit dan tidak ditunda.

Dalam kesaksian di sidang sebelumnya, remaja itu mengungkapkan dia hanya bisa mengingat sedikit.

Halaman
123
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved