Pria di Merangin Kurang Minat Ikut KB, BKKBN Dorong Kesetaraan Gender

Jumlah pengguna KB pria di Kabupaten Merangin jauh lebih sedikit dibandingkan KB wanita.

Pria di Merangin Kurang Minat Ikut KB, BKKBN Dorong Kesetaraan Gender
KONTAN/MURADI
ilustrasi kondom 

Pria di Merangin Kurang Minat Ikut KB, BKKBN Dorong Kesetaraan Gender

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Jumlah pengguna KB pria di Kabupaten Merangin jauh lebih sedikit dibandingkan KB wanita.

Kepala BKKBN Kabupaten Merangin Elvis Suryadinata, menyebut dari 64.064 aseptor atau orang yang menggunakan KB, tidak sampai 2.000 pria yang menggunakan KB, selebihnya adalah wanita.

Kurangnya minat pria untuk menggunakan alat kontrasepsi itu dikarenakan mindset terdahulu. Elvis menyebut, seharusnya pria dan wanita itu sama.

"Kalau untuk kesetaraan gender, pria juga harus KB, jangan cuman wanita saja," kata Elvis.

Saat ini, ada tujuh jenis KB, diantaranya ada IUD, Implant, MOW, MOP, suntik, pil dan kondom. Dari tujuh itu, dua diantaranya khusus pria, yaitu MOP dan kondom.

Jelang P2WKSS di Tingkat Provinsi Jambi, Wabup Minta Pembina P2WKSS Lakukan yang Terbaik

Polres Tanjab Barat Gelar Syukuran Usai Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Dari tujuh itu, yang paling populer digunakan masyarakat adalah KB jenis suntik dengan 33 ribu lebih aseptor, kemudian KB jenis Pil dengan jumlah aseptor 16 ribu lebih, sementara diurutan ketiga adalah KB jenis implant dengan aseptor10 ribu lebih.

Untuk KB pria, didominasi jenis kondom dengan aseptor sekitar 200an, sementara untuk KB MOP hanya 209 aseptor.

"Masih sangat minim sekali. Harusnya dari jumlah aseptor, setidaknya 20 persen itu pria," kata Elvis.

"Kita akan terus sosialisasi dan mendorong masyarakat khususnya pria untuk menggunakan KB," lanjut Elvis lagi. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved