Deretan Politisi Tolak Jabatan Menteri, Ada yang Sampai Minta Ampun, Perempuan Ini Merasa Rugi
Kemarin Rabu (23/10/2019), Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin telah melantik 38 menteri/pembantu di Kabinet Indonesia Maju.
Deretan Politisi Tolak Jabatan Menteri, Ada yang Sampai Minta Ampun, Perempuan Ini Merasa Rugi
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kemarin Rabu (23/10/2019), Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin telah melantik 38 menteri/pembantu di Kabinet Indonesia Maju.
Di antara nama-nama tersebut terdapat nama Prabowo Subianto sebagai Menhan, dan Mahfud MD sebagai Menkopolhukam.
Pelantikan digelar di di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pukul 09.30 WIB.• Modus Jual Gadis Perawan Bogor di Media Sosial, Tarif Cuma Segini, Mamih Bisa Dapat Rp 3 Juta
Di balik pengumuman para menteri ini, ternyata ada beberapa tokoh politik yang menolak saat ditawari Presiden Jokowi untuk menjadi menteri.Nama-nama mereka sempat beredar sebagai calon menteri sebelum pengumuman resmi oleh Presiden.
Siapa saja mereka? Berikut Tribunnews rangkum dari berbagai sumber.
1. Tri Rismaharini

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ternyata pernah ditawari untuk menjadi menteri Jokowi.
Dikutip dari akun YouTube KompasTV, Tri Rismaharini mengaku pernah ditawarkan untuk menjadi menteri di pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.
Tawaran tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Hal tersebut terjadi ketika Risma bertemu dengan Megawati pada bulan September 2019 lalu.
Risma menyebut saat itu Megawati minta Wali Kota Surabaya tersebut untuk tak buru-buru menjawab.
Namun, Risma tetap menolak tawaran Megawati untuk menjadi menteri di kabinet Jokowi-Maruf Amin.
"Pada bulan September aku ketemu dengan Bu Mega. Aku ditawari untuk menjadi menteri. Tapi sudah sampaikan ke Ibu (Mega), aku ndak," ujar Risma saat itu.
• Adinda Saraswati Berteriak Army saat Lihat Kopassus dan Kostrad Datang, Operasi 130 Hari di Papua
Menurut penuturan Risma, ia menolak untuk menjadi menteri karena dirinya ingin menyelesaikan masa jabatan sebagai Wali Kota Surabaya.
Dikutip dari Kompas.com, meski begitu, Risma tak memungkiri bahwa sebenarnya ia rugi melewatkan tawaran untuk menjadi menteri Jokowi selama lima tahun mendatang.