Kenapa Tri Rismaharini Tetap Menolak Tawaran Menteri dari Jokowi, Megawati dan Puan Maharani?

Ternyata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dua kali menolak tawaran menjadi menteri. Tawaran pertama datang langsung dari Joko Widodo (Jokowi)

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @satpolppsurabaya
Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya 

Kenapa Tri Rismaharini Tetap Menolak Tawaran Menteri dari Jokowi, Megawati dan Puan Maharani?

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Ternyata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dua kali menolak tawaran menjadi menteri.

Tawaran pertama datang langsung dari Joko Widodo (Jokowi) di periode pertama kepemimpinannya.

Tawaran kedua datang dari Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDI-P Puan Maharini.

Sementara tawaran ketiga datang dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Risma mengaku menolak tawaran menjadi menteri karena ingin berkomitmen, untuk menyelesaikan jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya yang tinggal setahun lagi.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) menjabat tangan Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini (kiri) yang dilantik di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (19/8/2019). Wali Kota Surabaya itu resmi menjabat sebagai Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan masa bakti 2019-2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) menjabat tangan Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini (kiri) yang dilantik di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (19/8/2019). Wali Kota Surabaya itu resmi menjabat sebagai Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan masa bakti 2019-2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Hal tersebut diceritakan Risma kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

"Pada bulan September, aku ketemu dengan Bu Mega (Megawati Soekarnoputri), aku ditawari untuk menjadi menteri. Tapi sudah aku sampaikan ke Ibu (Mega), aku ndak mau," kata Risma di kediamannya di Jalan Sedap Malam, Surabaya, Jawa Timur.

Download Lagu MP3 Andaikan Waktu Bisa Kuputar Kembali (Terdiam Sepi) Nazia Marwiana, Viral Tik Tok

Viral Pesta Pernikahan Berubah Jadi Tangis Duka, Jenazah Mempelai Wanita Kenakan Gaun Pengantin

Setelah menolak jabatan sebagai menteri, Risma bercerita bahwa Megawati meminta dirinya tidak buru-buru menyatakan sikap.

Mega akan menunggu jawaban Risma pada awal Oktober 2019.
"Ibu (Mega) saat itu bilang, jangan kesusu. Pokoknya, Ibu waktu itu minta jawaban awal Oktober," ujar Risma.

Selain Megawati, menurut Risma, namanya juga diajukan sebagai menteri oleh Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDI-P Puan Maharini.

Namun Risma tetap dengan pilihannya untuk melanjutkan tanggung jawabnya di Surabaya.

"Jadi waktu aku di Jerman, aku juga ditelepon (Puan Maharini). Mbak Puan tanya, 'Mbak, gimana jadi menteri?'. Aku jawab enggak. Saya mau selesaikan Surabaya dulu," tutur Risma.

Wijin tahu itu bukan saya Video Panas Wanita Mirip Gisel Durasi 2 Menit, Tapi Ini Faktanya

Tawaran dari Jokowi

Tawaran menjadi menteri juga sempat diutarakan Jokowi kepada Risma di periode pertama.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved