Info Terkini Pemprov Jambi
Pengumuman Penerima Beasiswa Prestasi Pemprov Jambi 2019 Diundur, Cek Jadwal Berikut ini
Waktu pengumuman itu berbeda dengan jadwal yang tertera di website resmi Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi.
Pengumuman Penerima Beasiswa Prestasi Pemprov Jambi 2019 Diundur, Cek Jadwal Berikut ini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 685 orang penerima beasiswa prestasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi pada tahun ini belum diumumkan, karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Jambi.
Waktu pengumuman itu berbeda dengan jadwal yang tertera di website resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
Di website, waktu pengumuman yang tertera pada 21-26 November 2019.
Baca Juga
• Fakta Teranyar Penculikan Sales Mobil yang Ditemukan Tewas, Sempat Bisa Kabur Tapi Dikeroyok Warga
• 6 Artis Indonesia Ini Meninggal Saat Karir Keartisannya Meroket, Ada yang Karena Kecelakaan dan OD
• 24 Tahun Ayah Perkosa Anak Kandung Tiga Kali Seminggu hingga Melahirkan 7 Anak
Kepala Disdik Provinsi Jambi, Agus Herianto, mengatakan pengumuman memang belum dilakukan karena sedang berproses.
“Belum lagi proses SK Gubernur,” katanya kepada Tribunjambi.com, Senin (21/10).
Untuk pengumuman, Agus menyebut bisa saja terjadi pada akhir jadwal pengumuman.
“Bisa saja di akhir jadwal pada 25 Oktober, karena itu batasannya,” terangnya.
Untuk tahapan yang telah dilalui Agus menyebut telah dilaksanakan semuanya.
Mulai dari verifikasi berkas tahap pertama, pengumuman calon penerima beasiswa lolos administrasi, verifikasi data tahap dua (faktual), bahkan juga ada verifikasi langsung ke perguruan tinggi.
“Tahapan sebeluumnya dimulai dari 1 Agustus kemarin, dan tahapan selanjutnya tinggal pengumuman saja yang pada November nanti akan dilakukan pencairan beasiswa ini di Bank mitra,” jelasnya.
Pada 2019, Agus mengatkaan secara keseluruhan ada 685 beasiswa yang dibaikan untuk mahasiswa perguruan tinggi asli Jambi.
Rinciannya D-3 sebanyak 75 orang (Rp 5 juta per orang), S-1 ada 80 orang (Rp 5 juta per orang), S-1 khusus marbot sebanyak 20 orang (Rp 5 juta per orang), S-2 ada 50 orang (Rp 15 juta perorang), dokter spesialis 10 orang (Rp 100 juta per orang).
“Untuk tahun ini ada juga pembagian bidang studi (kuota) IPA dan IPS dan yang paling berbeda tahun ini ada kuota khusus bagi marbot masjid untuk strata satu dan hafidz quran di perguruan tinggi, “ jelasnya.
Untuk penentuan beasiswa akan diberikan, Agus diperoleh melalui nilai akhir. Itu merupakan penjumlahan dari akreditisi kampus, indeks prestasi (IP) semester terakhir, dan Prestasi lainnya yang emmiliki bobot tersendiri.