Pengguna Ilmu Hitam? Pria Ini Gali Kubur Ibunya Sendiri Setelah 40 Hari, Ternyata Alasannya Ngagetin

penggalian makam almarhumah Sumarto (70) oleh Nasir, anaknya, dilakukan setelah Sumarto meninggal dunia 40 hari lalu.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
eBerita
Ilustrasi gali kubur 

Pelaku Nasir itu merupakan anak ke-3 dari 4 bersaudara.

Alasan dibongkarnya makam itu, menurut Kapolsek, lantaran pelaku merindukan keberadaan ibunya sendiri.

Sehingga, pelaku memutuskan untuk membongkar makam dan membawa jenazah itu ke rumahnya.

Habi menambahkan, sempat beredar video viral saat jenazah dimakamkan lagi setelah dibawa Nasir pulang.

Kinerja Pejabat Jambi Dievaluasi, 100 Pejabat Eselon III dan IV Jalani Assessment

Pernah Kejadian di Jateng

Tiga tahun lalu, atau sekitar Juni 2016. Supriyanto (47), warga Dusun Ngrancang, Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, nekat membongkar makam ibunya.

Mayat sang ibu yang bernama Parimah (70) itu kemudian disimpan di kamarnya.

Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, masih berupaya mengungkap motif di balik perbuatan Supriyanto.

Kepala Polres Temanggung Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyu Wim Hardjanto kala itu mengungkapkan, dari pengakuan Supriyanto, pembongkaran itu dilakukan karena ia bahwa berkeyakinan ibunya, Parimah (70), bisa hidup kembali.

Pria itu membongkar makam bersama enam teman-temannya setelah 40 hari kematian Parimah, yang meninggal pada 14 April 2016.

Jenazah Parimah kemudian disimpan di kamar Supriyanto selama sebulan.

Wahyu mengatakan, ada dugaan bahwa warga warga Dusun Ngrancang, Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, itu menganut aliran tertentu.

"Menurut informasi, Supriyanto dan teman-temannya ini biasa menggelar ritual tertentu di rumah Supriyanto tiap Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon," kata Wahyu, Selasa (21/6/2016).

Wahyu masih belum mengetahui kepercayaan apa yang dianut Supriyanto itu.

Dalam waktu dekat, polisi juga akan memeriksa kondisi kejiwaan Supriyanto dan teman-temannya dengan melibatkan tim psikiater dan dokter spesialis penyakit jiwa.

Kabut Asap Kembali Datang, Tingkat Pencemaran Udara di Bungo Tak Terpantau

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved