Asad Isma Minta Masyarakat Selektif Dalam Memilih, Ada Bakal Cagub Berpotensi Tersandung Kasus Hukum

Beberapa kandidat yang akan maju bertarung pada Pemilihan Gubernur Jambi 2020 dianggap memiliki potensi masalah hukum

Asad Isma Minta Masyarakat Selektif Dalam Memilih, Ada Bakal Cagub Berpotensi Tersandung Kasus Hukum
TRIBUNJAMBI/ANDIKA ARNOLDY
Pengamat politik Asad Isma 

JAMBI, TRIBUN – Beberapa kandidat yang akan maju bertarung pada Pemilihan Gubernur Jambi 2020 dianggap memiliki potensi masalah hukum. Terlebih beberapa di antaranya sudah menjalani pemeriksaan oleh penegak hukum.

Hal ini diungkap oleh pengamat politik, Asad Isma. "Untuk nama yang muncul Pemilihan Gubernur Jambi kedepan sebenarnya ngeri kalau kita lihat. Kita diskusi, mendengar," ungkap Asad Isma, Senin (7/10).

Asad menegaskan bahwa definisi masalah yang disampaikannya dalam arti yang luas, satu di antaranya ada yang berpotensi terkait kasus hukum. 

Bahkan Asad menegaskan bila ada kandidat yang merasa memiliki masalah dengan hukum untuk memikirkan ulang niatnya bertarung di Pemilihan Gubernur Jambi. Dikhawatirkan, nanti ketika terpilih menjadi kepala daerah, justru disibukan dengan menjalankan proses hukum. "Pikir-pikirlah," ujarnya. 

Maka dari itu, dirinya mengimbau masyarakat untuk memilih kandidat yang tidak memiliki masalah, terutama masalah hukum. Masyarakat juga diminta kritis untuk mencari pemimpin yang memiliki integritas serta visi membangun daerah. 

Terkait masalah tersebut, Tribun menghubungi beberapa tim dari nama-nama kandidat yang muncul, di antaranya Hasan Mabruri, tim dari Al Haris, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kandidat mereka tidak ada terkait dengan persoalan hukum.  "Setahu saya, Wo Haris tidak terkait dengan kasus hukum," kata Hasan Mabruri, Selasa (8/10).

Ditambahkan Hasan Mabruri, kandidat mereka selalu berusaha berjalan sesuai peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Miftahul Ikhlas, Tim Keluarga Fachrori Umar ketika dikonfirmasi mengaku tidak ingin menanggapi statemen tersebut. Meski dirinya yakin, bahwa kandidat mereka bersih dari masalah dan permasalahan hukum. 

Respon berbeda dilakukan oleh Syahrasadin, Ketua Tim Cek Endra ketika dikonfirmasi hanya memberikan pict dan kata ‘Wah’. 

Hal sama dilakukan oleh A Rahman, Tim Sy Fasha. Ketika dikonfirmasi dengan pertanyaan yang sama hanya menjawab tidak tahu dan no comment. 

Satu-satunya bakal calon gubernur yang bisa dikonfirmasi Tribun yakni Jefri Amas. Dirinya mengaku tidak memiliki masalah untuk ikut Pemilukada. Terutama masalah yang terkait dengan hukum. 

"InsyaAllah saya tidak ada masalah yang begitu," ungkap Jefri Amas singkat. (dun)

Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved