Penerimaan CPNS

Pemkab Batanghari Terima 30 CPNS dan 244 P3K, Berikut Rinciannya

Pemkab Batanghari melalui Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengajukan formasi

Pemkab Batanghari Terima 30 CPNS dan 244 P3K, Berikut Rinciannya
Tribunjambi/Rohmayana
Ratusan CPNS di Kota Jambi mengikuti tes beberapa waktu lalu 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pemkab Batanghari melalui Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengajukan formasi terhadap CPNS dan P3K. Pemkab Batanghari membutuhkan 1.000 hingga 2.000 CPNS. Sementara yang disetujui oleh Kemenpan RB hanya 30 CPNS dan P3K berjumlah 244 orang untuk tahun ini.

"Khusus untuk P3K, ini diutamakan yang PPL kemarin, PPL itu kategori K2 yang berjumlah 21 orang. Tenaga pendidik 60 orang, dan tenaga pendidik umum berjumlah 142 orang, serta tenaga kesehatan 21 orang," sebut Kepala BKPSDM Batanghari, Muhammad Ripai. Sementara untuk CPNS terdiri dari tenaga teknis 30 orang dan tenaga kesehatan 4 orang,

"Tenaga kesehatan ini terdiri dari dokter umum. Kalau untuk tenaga teknisnya itu tenaga ahli komputer yakni berpendidikan Teknik Informatika dan tenaga pengadaan dari Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa (UKPBJ)," beber Rifai.

"Jadi total untuk tenaga teknis sendiri berjumlah 30 orang," imbuhnya.

Ini sesuai dengan aturan Kemenpan RB, perekrutan yang diutamakan terhadap P3K.

"Sistemnya 70, 30 persen. Artinya disitu 70 persen penerimaan P3K dan 30 persen CPNS," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, memasuki Oktober, Pemerintah Kabupaten Batanghari tengah melakukan persiapan mengenai seleksi atau tes ASN yang tak lama lagi akan berlangsung.

Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Batanghari, Muhammad Ripai Kadir, memastikan selesi administrasi tes ASN di Kabupaten Batanghari akan dimulai pada akhir Oktober 2019.

"Surat resmi dari Kemenpan-RB pada 1 Oktober 2019, kita mengusulkan kembali usulan-usulan yang dianggap perlu diperbaiki," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (6/10).

Ripai kembali menerangkan untuk seleksi administrasinya yaitu akhir Oktober. Lalu proses selanjutnya dari sanggahan dan lainnya hingga pengumuman seleksi administrasi dilaksanakan pertengahan November.

"Hingga 2020 mendatang baru ada penentuan kelulusan," ujarnya menerangkan.

Tanggal finalnya pada 2020 mendatang, Ripai belum bisa memastikan kapan jadwal resminya. Karena surat dari Kemenpan-RB sudah jelas masih dalam menentukan bulan.

"Tapi penentuan akhir finalnya itu pada saat rapat teknis dan itu menunggu undangan dari BKN. Kapan waktu masih menunggu surat dari BKN tentang tata cara penerimaan ASN 2020," ucapnya.

Terkait anggaran selesi ASN ini, Ripai menyebutkan yakni Rp 300 - Rp 400 juta dari APBD Kabupaten Batanghari.

"Ini anggaran untuk administrasi. Dan tiap tahunnya kita siapkan anggaran untuk seleksi penerimaan ASN. Termasuk pada 2020," katanya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved