Kisah Bocah Dikurung di Kandang Ayam Sejak Kecil, Makan Olahan Pakan Sapi, Pernah Nyasar ke Hutan

Bahkan di usianya yang menginjak ke-12 , Bocah di Pamekasan ini tak pernah menikmati hidup di luar kandang ayam itu.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMAN
Anak 12 tahun dikurung di kandang ayam di Pamekasan, Jawa Timur 

Kisah Bocah Dikurung di Kandang Ayam Sejak Kecil, Makan Olahan Pakan Sapi, Pernah Nyasar ke Hutan

TRIBUNJAMBI.COM - Sungguh malang nasib Moh Effendi. Seorang Bocah Dikurung di Kandang Ayam hingga bertahun-tahun.

Bahkan di usianya yang menginjak ke-12 , Bocah di Pamekasan ini tak pernah menikmati hidup di luar kandang ayam itu. 

Saat melihat orang yang melintas di depannya, sang Bocah Dikurung di Kandang Ayam itu selalu meronta-ronta minta dikeluarka.

Meski meronta dan minta dikeluarkan, Effendi tidak mengeluarkan sepatah katapun kepada orang yang berada di dekatnya.

Nasib malang dialami oleh Moh Effeni bocah berusia 12 tahun yang harus tinggal di bekas kandang ayam tanpa memakai baju maupun celana.

Baca: LIVE Streaming MotoGP Thailand 2019 Siaran Langsung Trans7 Hari Ini, Penentu Siapa Sang Juara Dunia?

Baca: Sebelum Lihat Joker, Ini Sinopsis Film, Bukan untuk Tontonan Anak-anak? Review yang Sudah Nonton

Jumat (4/10/2019) terik matahari menyengat di tanah Pamekasan Jawa Timur.

Berikut Fakta dan Kronologi Effendi bocah yang tinggal di kandang ayam :

1. Tinggal di Kandang Ukuran 1x0,5 meter

Bekas kandang ayam berukuran 1x0,5 meter milik Hamzah (40) sudah tidak diisi ternak lagi, melainkan sudah berubah fungsi menjadi tempat mengurung anaknya, Moh. Efendi (12).

Efendi dikurung lantaran memiliki kelainan sifat dibandingkan dengan bocah seusianya.

Di bekas kandang ayam yang terbuat dari bambu itu dan kayu papan, Efendi menghabiskan waktu sehari-harinya.

2. Tak Pernah Pakai Baju

Tanpa selembar kain menutupi sekujur tubuhnya. Di dalam kurungan itu, Efendi makan, minum, buang air besar dan kecil, serta tidur.

Saat Kompas.com datang menyambanginya, Jumat (4/10/2019) siang, Efendi berusaha berdiri dengan berpegang ke bilah-bilah bambu.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved