Jelang Pelantikan 20 Oktober 2019, Presiden Jokowi Masuk dalam Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia
Dalam daftar itu, di urutan 50 besar, Presiden Indonesia Joko Widodo ( Jokowi) berada di urutan 13, di bawah Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamid Al-Than
Jelang Pelantikan 20 Oktober 2019, Presiden Jokowi Masuk dalam Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia
TRIBUNJAMBI.COM - Kabar baik jelang Pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI 20 Oktober 2019.
Jokowi Presiden RI terpilih Pilpres 2019 masuk tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia.
Pusat Studi Islam Strategis Kerajaan Yordania merilis 500 tokoh Muslim berpengaruh di dunia untuk edisi 2020 mendatang.
Dalam daftar itu, di urutan 50 besar, Presiden Indonesia Joko Widodo ( Jokowi) berada di urutan 13, di bawah Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamid Al-Thani.
Baca: Meluncur 3 Hari, Call Of Duty Mobile Raup Keuntungan Rp 30 Miliar, Berikut Cara Main CODM di PC
Baca: Cara Mudah Agar Kuota Internet Kamu Tidak Boros dan Cepat Habis Saat Menggunakan Instagram
Sang ayah merupakan pengusaha furnitur kecil, di mana seringkali tak bisa memenuhi kebutuhan keluarga.
Disebutkan di sana Jokowi merupakan Wali Kota Solo yang begitu dekat dengan warganya.
Dia fokus mempopulerkan Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa.
Namun, dia juga gencar mengembangkan sistem transportasi publik, layanan kesehatan, dan iklim usaha yang sesuai dengan warganya.
Baca: LIVE Streaming MotoGP Thailand 2019 Siaran Langsung Trans7 Hari Ini, Penentu Siapa Sang Juara Dunia?
Presiden berusia 58 tahun itu disebut adalah sosok politisi "bersih", di mana menghindari korupsi serta nepotisme yang menjangkiti kalangan politisi.
Setelah itu karir politiknya menanjak sebagai Gubernur DKI Jakarta, sebelum dicalonkan sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan.
Selama berkampanye, dia mempertahankan "Tradisi Blusukan". Yakni terjun dan mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan rakyat.
Pendekatan ini membuatnya mengerti apa yang menjadi saran serta kritikan dari masyarakatnya, dan menikmati relasi kuat dengan publik.
Dalam pemilu April lalu, Jokowi yang menggandeng Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia(MUI) terpilih dengan meraup 55,5 persen suara.
"Pluralisme adalah bagian DNA Indonesia.
Meski banyak tantangan, Islam di Indonesia merupakan kekuatan moderasi," ujar Jokowi yang dikutip oleh The Muslim 500.
Dalam publikasi edisi tahun depan itu, dia naik tiga peringkat dibandingkan edisi 2019, di mana dia berada di posisi ke-16.
Baca: Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Matchday 3 Lawan Kelas Berat?