Perppu KPK

Mahasiwa Ancam Demo Lebih Besar Jika Jokowi Tak Terbitkan Perppu KPK, Ali Ngabalin Meradang

Ngabalin mengaku belum mengetahui apakah nantinya presiden Jokowi akan menerima untuk menerbitkan Perppu KPK atau tidak.

Mahasiwa Ancam Demo Lebih Besar Jika Jokowi Tak Terbitkan Perppu KPK, Ali Ngabalin Meradang
Instagram
Ali Mochtar Ngabalin dan Jokowi 

Mahasiwa Ancam Demo Lebih Besar Jika Jokowi Tak Terbitkan Perppu KPK, Ali Ngabalin Meradang

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sejumlah mahasiswa mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di kantornya, Jakarta, Kamis.

Mereka bahkan telah mengancam akan melakukan demonstrasi lebih besar lagi.

Mahasiswa memberikan tenggat penerbitan Perppu KPK hingga 14 Oktober 2019.

Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin meminta mahasiswa untuk tidak menekan presiden Jokowi.

Baginya, penerbitan Perpu sepenuhnya wewenang presiden.

BERITA TERPOPULER:

Harapan Prabowo Tak Kesampaian, Megawati Tak Menolak

Ayu Dewi Ungkap Kode-kode Luna Maya Mau Menikah

KISAH KSAD Ditilang di Perempatan Malioboro Jogja, Polisi Tercengang

"Sebagai generasi baru dan masyarakat intelektual, jangan membiasakan diri melakukan tekanan. Mengancam itu tidak bagus."

"Jangan pernah memberikan batas waktu kemudian mengancam, itu tidak bagus," kata Ngabalin saat menghadiri diskusi di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Sebagai generasi baru, Ngabalin menyebut semestinya mahasiswa melakukan diskusi intelektual.

Baginya, narasi-narasi yang dibangun oleh mahasiswa seharusnya dengan cara yang bagus.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved