100 Kepala Sekolah di Tanjung Jabung Timur Ikut Program PINTAR Tanoto

Guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah di Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Tanoto Foundation membuka

100 Kepala Sekolah di Tanjung Jabung Timur Ikut Program PINTAR Tanoto
tribunjambi/Abdullah Usman
Ini Tips Menjadi Kepala Sekolah Hebat, 100 Kepsek di Tanjung Jabung Timur Ikut Program PINTAR Tanoto 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah di Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Tanoto Foundation membuka jalan melalui Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran).

Program tersebut mendorong kepada kepala sekolah untuk mengimplementasikan transparansi dan akuntabilitas pada aspek pembelajaran, budaya baca, dan manajemen sekolah.

Sebanyak 100 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, komite, dan pengawas diundang untuk mengikuti pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) modul II, dari tanggal 2 sampai 3 Oktober 2019 di aula Dinas Pendidikan Tanjab Timur dan SDN 215/X Sungai Toman, Mendahara Ulu.

Makin, School Leadership and Management Specialist Tanoto Foundation mengatakan, ada lima tips sukses menjadi kepala sekolah. Lima hal yang harus diperhatikan kepala sekolah pada pelatihan modul II.

Diantaranya mengkaji keberhasilan implementasi modul I manajemen berbasis sekolah. Membantu sekolah menyusun program budaya baca berbasis sumber daya yang dimiliki.

Mendorong sekolah mengimplementasikan transparansi dan akuntabilitas pada aspek pembelajaran, budaya baca, dan manajemen sekolah.

Membantu sekolah menyusun tindak lanjut supervisi pembelajaran dan Menjadi kepala sekolah afektif.

"Pada modul II ini, terdapat materi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan budaya baca. Unit-unit modul II ini ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan budaya baca di sekolah melalui perbaikan manajemen sekolah dan partisipasi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Timur, Junaedi Rahmat dalam sambutannya mengatakan, perlunya komitmen dan kerja nyata untuk melaksanakan tindak lanjut setelah pelatihan ini selesai.

"Ilmu yang didapat hendaknya bisa diterapkan langsung setelah pulang dari pelatihan. Ajak orang tua dan masyarakat untuk membantu sekolah, hal itu perlu untuk keberhasilan sekolah," ungkapnya.

Sementara itu Provincial Coordinator Tanoto Foundation Jambi Medi Yusva, berharap peserta pelatihan untuk terus memberikan dukungan kemajuan sekolah, baik kepala sekolah, guru, komite, juga pengawas.

“Penting untuk kita pahami bersama bahwa kemajuan sekolah bukan hanya tugas kepala sekolah dan guru, namun juga ada andil dari komite sekolah dan masyarakat, salah satunya bersama-sama menyusun rencana kerja anggaran sekolah (RKAS) dan hasilnya dipajang di dinding sekolah,” harapnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved