Berita Muarojambi

2 Bulan Terakhir, Penderita ISPA di Muara Kumpeh, Muarojambi, Alami Peningkatan, Ini Rinciannya

2 Bulan Terakhir, Penderita ISPA di Muara Kumpeh, Muarojambi, Alami Peningkatan, Ini Rinciannya

2 Bulan Terakhir, Penderita ISPA di Muara Kumpeh, Muarojambi, Alami Peningkatan, Ini Rinciannya
Tribunjambi/Samsul Bahri
2 Bulan Terakhir, Penderita ISPA di Muara Kumpeh, Muarojambi, Alami Peningkatan, Ini Rinciannya 

2 Bulan Terakhir, Penderita ISPA di Muara Kumpeh, Muarojambi, Alami Peningkatan, Ini Rinciannya

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Angka Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kecamatan Muara Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, mengalami peningkatan dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Hal ini diungkapkan Koordinator Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) di UPTD Puskesmas Rawat Inap, Muara Kumpeh, Fahri NS Gunawan.

Menurutnya, UPTD Puskesmas Rawat Inap Muara Kumpeh mendata 13 desa yang ada di Kumpeh.

Baca: Fachrori Kunjungi Pasien ISPA Dampak Karhutla di Tanjab Barat

Baca: VIDEO: Viral Seorang Ibu lahirkan Bayi 4 Kaki dan 3 Tangan, Dokter Jelaskan Penyebabnya

Baca: Seleksi Penerimaan PPPK di Tanja Timur Tahun 2019 Ini Batal Dilaksanakan, Ini Penyebabnya

Berdasarkan laporan yang ada, terjadi peningkatan setiap minggunya untuk masyarakat penderita ISPA.

"Kalau kita lihat berdasarkan Agustus dan September ini, mengalami peningkatan. Pada Agustus itu terdata ada sekitar 420 orang yang terkena ISPA sementara pada September ada 633 orang," tuturnya, Rabu (2/10/2019).

Dari data yang ada kata Fahri, pada minggu pertama di September, setidaknya ada 119 orang yang terserang ISPA.

Baca: Seleksi CPNS Dibuka Oktober 2019 di Tanjab Timur, Ini Tahapan Awal yang Dilalui

Baca: TERHARU, Ini Doa Umi Pipik Untuk Mulan Jameela yang Telah Resmi Jadi Anggota DPR RI

Baca: Buntut Kerusuhan di Wamena, Sejumlah Kepala Daerah Pulangkan Warganya Sampai Bentuk Tim Khusus!

Angka ini kembali meningkat pada minggu kedua dengan jumlah menjadi 133 orang.

"Jadi ISPA ini mengalami peningkatan yang sangat signifikat ini pada minggu keempat. Itu waktu yang ada viral langit merah itu, memang kabutnya sangat pekat," bebernya.

"Pada minggu ketiga itu terdata 153 orang sementara pada minggu ke empat naik menjadi 228 orang. Sehingga totalnya ya tadi 663 orang," tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang ada rata-rata ISPA paling banyak dialami usia di atas lima tahun di banding usia di bawah lima tahun.

Pada laporan September untuk usia di atas lima tahun, jumlah penderita ISPA ada 445 orang.

"Untuk di bawah lima tahun itu jumlahnya 188 orang," ucapnya.

2 Bulan Terakhir, Penderita ISPA di Muara Kumpeh, Muarojambi, Alami Peningkatan, Ini Rinciannya (Samsul Bahri/Tribunjambi.com)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved