Berita Jambi

Hearing Dengan OPD dan Perusahaan, DPRD Usulkan Cabut Izin Korporasi Pembakar Lahan

Hearing Dengan OPD dan Perusahaan, DPRD Usulkan Cabut Izin Korporasi Pembakar Lahan

Hearing Dengan OPD dan Perusahaan, DPRD Usulkan Cabut Izin Korporasi Pembakar Lahan
Tribunjambi/Zulkifli
DPRD Provinsi Jambi Undang NGO dan Penggiat Lingkungan, Bahas Karhutla di Provinsi Jambi 

Hearing Dengan OPD dan Perusahaan, DPRD Usulkan Cabut Izin Korporasi Pembakar Lahan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hearing dengan OPD dan perusahaan mengenai penanganan dampak Karhutla dan kabut asap, DPRD Provinsi Jambi, rekomendasikan beberapa solusi.

Diantara solusinya adalah membuat dana tak terduga untuk membantu petugas pemadam kebakaran serta merekomendasikan mencabut izin perusahaan yang terbukti bersalah membakar lahan.

"Nanti kita sudah bicara membuat dana tak terduga itu, untuk membantu mereka. Misalnya hari vitamin bagi petugas pemadam itu ada gak hari ini, jangan sampai setelah memedamkan api petugas itu yang sakit," kata Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Puwanto, usai memimpin rapat.

Baca: Sesak Napas, 3 Siswa SLTP di Bungo Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Hasil Diagnosanya

Baca: TERTANGKAP Basah Mesum dengan Penumpang di Toilet, Oknum Pramugari Dipecat: Tarif 1X Layanan Segini.

Baca: Download MP3 Lagu DJ Haning Dayak Aye 123 Mayyeska, Tenar Video Lagu Tiktok DJ Remix

Selain itu, dikatakan Edi, hasil diskusi itu juga menjawab adanya perbedaan data luasan lahan yang terbakar dari Satgas Karhutla dengan NGO yang lebih banyak.

"Semua data kita ambil, Kita tidak menyalahkan NGO memiliki data itu, kalau kita mengukur yang pasti mengukur yang pasti, lahan yang sudah terbakar dan dipadamkan itu yang diukur," jelasnya.

Kemudian untuk beberapa korporasi perusahaan yang dinilai betul-betul sengaja dan lalai melakukan pembakaran hutan, akan diusulkan rekomendasi terhadap pencabutan izin.

Baca: Tewasnya TKW Lily Wahidin di Malaysia Jadi MISTERI, Keluarga Pertanyakan Banyaknya Bekas Jahitan!

Baca: Lagi-lagi TNI Gadungan Beraksi, 2 Wanita Cantik Asal Kendari Jadi Korban, Barang Berharga Dibawa

Baca: Ini Nama yang Diberikan Kapolsek Jambi Selatan Kepada Bayi yang Ditemukan Warga Paal Merah

"Hari ini kita dengar dari Pak Kapolda ada 19 orang tersangka dari 14 Kasus. Kemudian ada penyelidikan terhadap korporasi untuk peningkatan status korporasi, mumgkin dari penyelidikan menjadi penyidikan," ujar Edi.

Untuk penggunaan anggaran dana tanggap darurat yang disiapkan, jika memang takut salah penggunaannya maka akan diduduk barengkan dengan Kejaksaan dan kepolisian.

"Kita akan bantu, kalau perlu interfensi anggaran kita siap," bilang Edi.

Hearing Dengan OPD dan Perusahaan, DPRD Usulkan Cabut Izin Korporasi Pembakar Lahan (Zulkifli/Tribunjambi.com)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved