Berita Kerinci

7 Hektare Lahan di Kerinci dan Sungai Penuh Terbakar, Titik Api di 2 Lokasi Berhasil Dipadamkan

7 Hektare Lahan di Kerinci dan Sungai Penuh Terbakar, Titik Api di 2 Lokasi Berhasil Dipadamkan

7 Hektare Lahan di Kerinci dan Sungai Penuh Terbakar, Titik Api di 2 Lokasi Berhasil Dipadamkan
Tribunjambi/Heru
Kabupaten Kerinci diselimuti kabut asap. 7 Hektare Lahan di Kerinci dan Sungai Penuh Terbakar, Titik Api di 2 Lokasi Berhasil Dipadamkan 

7 Hektare Lahan di Kerinci dan Sungai Penuh Terbakar, Titik Api di 2 Lokasi Berhasil Dipadamkan

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI- Kabut asap semakin tebal, menyelimuti Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh beberapa waktu belakangan ini.

Selain dikarenakan kabut asap kiriman, kabut asap yang terjadi di Kerinci juga dikarenakan kebakaran tujuh hektare lahan di lokasi APL, yakni di Desa Pungut, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci dan Bukit Simancik, Kota Sungai Penuh.

"Kebakaran hutan terjadi di lokasi APL, yakni di Desa Pungut seluas 5 Hektare dan Bukit Simancik 2 hektare," ungkap Kasi Perlindungan, KPHP Kerinci.

Baca: Gubernur Jambi Sesalkan Pertemuan Lima Bupati di Kerinci Tidak Ada Koordinasi

Baca: Jaelani Dengar Suara Tangisan, Disusuri,Ternyata Ada Bayi yang Ditinggal Orangtuanya di Lahan Kosong

Baca: Fachrori Umar Berharap Pameran Kain Nusantara Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Digital

Meski demikian lanjutnya, kebakaran hutan tersebut telah berhasil dipadamkan, atas usaha pihaknya bersama TNI, Polri beserta instansi terkait turun langsung kelokasi memadamkan api.

"Titik api di dua lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan," katanya.

Sementara itu, Kepala KPHP Kerinci, Neneng Susanti mengiyakan adanya kebakaran hutan yang terjadi di Pungut dan Bukit Simancik, atas laporan dari masyarakat kebakaran hutan tersebut bisa segera diatasi.

Baca: Suhu di Kerinci Mencapai 13 Derajat, Begini Penjelasannya

Baca: 7 Bulan Beroperasi, INDO-JEK, Ojek Online di Sarolangun Semakin Eksis, Ada 60 Mitra Food and Drink

Baca: Terungkap! Ternyata Pembunuh Kakek 82 Tahun di Dusun Malako, Kabupaten Tebo, Adalah Cucu Sendiri

"Kita berharap kepada masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh untuk berhenti membuka lahan dengan cara dibakar. Karena berdampak pada kebakaran hutan yang bisa memperparah terjadinya kabut asap," pintanya.

Kapolsek Sungaipenuh, IPTU Yudistira saat ditemui di Mapolsek mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap Masyarakat yang berada disekitar lokasi TKP kebakaran Hutan dan Lahan agar tidak membuka lahan atau kebun dengan membakar.

“Diimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan membakar. Karena sangat membahaya dan bisa dipidana,” ujar Kapolsek.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved