Minggu, 26 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sudah Malam, Lampu Ruangan Nyala, Setelah Dilihat Warga Ternyata Bikin Kaget, Sempat Direkam

Kepala Dusun Prebutan, Desa Kemejing, Kecamatan Semin menuntut oknum kepala sekolah dan guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Semin

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
SRIPOKU.COM
Ilustrasi Selingkuh 

Sudah Malam, Ruangan Masih Menyala, Warga Penasaran, Setelah Dilihat Ternyata Bikin Kaget, Sempat Direkam

TRIBUNJAMBI.COM - Kepala Dusun Prebutan, Desa Kemejing, Kecamatan Semin menuntut oknum kepala sekolah dan guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Semin untuk diberhentikan secara tidak hormat usai tertangkap basah sedang melakukan perbuatan asusila.

Kepala Dusun Prebutan Nugroho mengatakan kronologis awal penggerebekan terjadi pada Kamis (5/9/2019) malam lalu.

Oknum ASN berinisial DRN dan DN kepergok berbuat asusila saat para pemuda dusun sekitar pukul 19.00 WIB berkumpul di sebuah sekolah untuk mengakses internet di sekolah tersebut.

"Para pemuda curiga kok ada dua sepeda motor masih terparkir di lingkungan sekolah hingga malam hari," kata kepala dusun.

"Lalu terdengar suara perempuan, lantas para pemuda ini mencari tahu sebenarnya siapa yang malam-malam masih berada di sekolah," kata Nugroho, Senin (9/9/2019).

Baca: BREAKING NEWS,Warga Segel Kantor Desa Titian Teras, Merangin, Kades Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Baca: Sinopsis Film Bernie The Dolphin, Mampukah Holly dan Kevin Menyelamatkan Habitat Bernie?

Ruang guru masih dalam keadaan lampu menyala, lalu pemuda mencoba mengintip pada sebuah celah.

Lalu tiba-tiba lampu dimatikan oleh seseorang yang berada di dalam.

"Mungkin karena terlalu gaduh di luar, DRN dan DN mematikan lampu.

Lalu mereka menelepon saya bahwa DRN dan DN ternyata sedang melakukan perbuatan asusila dan saya dikirimi bukti oleh mereka," jelasnya.

"Tidak lama berselang saya langsung ke tempat kejadian," jelasnya.

Setelah itu dia langsung menginterograsi kedua pasangan yang bukan muhrim tersebut.

Keduanya sempat mengelak saat dimintai keterangan oleh Nugroho selaku kepala daerah.

"Alasan pertama mereka curhat karena adanya permasalahan pada keluarga, lalu alasan kedua DN sedang dalam kesulitan ekonomi dan meminta bantuan kepada DRN," kata dia.

"Tetapi alasan tersebut tidak logis, karena massa sudah berjubel lalu saya telepon pihak kepolisian untuk mengamankan kedua pasangan itu," ujarnya.

Baca: (VIDEO) Tinggi Lebih dari 2 Meter, Gabby Andina Sempat Konsumsi Obat Hormon Tulang

Baca: Gelar Rapat Karhutla Bersama Satgas Provinsi Jambi, Masnah: Kebakaran Terparah Terjadi di Muarojambi

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved