Berita Tanjab Barat

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Laut di Kuala Tungkal, Jarak Pandang Pengguna Jalur Pelayaran Terbatas

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Laut di Kuala Tungkal, Jarak Pandang Pengguna Jalur Pelayaran Terbatas

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Laut di Kuala Tungkal, Jarak Pandang Pengguna Jalur Pelayaran Terbatas
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Laut di Kuala Tungkal, Jarak Pandang Pengguna Jalur Pelayaran Terbatas 

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Laut di Kuala Tungkal, Jarak Pandang Pengguna Jalur Pelayaran Terbatas

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kabut asap yang terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) dan sekitarnya, sejak beberapa hari terakhir, mengganggu aktivitas pelayaran di Kuala Tungkal.

Beberapa minggu terakhir kabut asap mengganggu aktivitas masyarakat Tanjung Jabung Barat dalam sehari hari bahkan sampai anak sekolah.

Bukan hanya itu saja, kabut asap turut mempengaruhi aktivitas pelayaran di Pelabuhan di Kuala Tungkal.

Baca: Kabut Asap Pengaruhi Kualitas Udara, DLH Sarolangun Pasang Alat Pengukur Udara

Baca: 8 Hari Belum Ditemukan, Petugas Syahbandar Hilang Misterius di Hutan Air Hitam Laut

Baca: Tak Hanya Pria, Ini 8 Ciri Wanita Berpotensi Selingkuh, Mulai Tidak Puas hingga Tidak Dipedulikan

Pengaruh itu diungkapkan oleh pimpinan PT Karya Budi, Khadir menyampaikan bahwa kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kiriman dari daerah tetangga tersebut membuat jarak pandang di laut tempat jalur lintas pemberangkatan menjadi terbatas.

"Kabut asap menghambat dan membuat jarak pandang nahkoda kami terganggu, maka dari itu kami mempersiapkan alat seperti pelampung, senter untuk keselamatan penumpang karena kabut asap yang menganggu pelayaran," jelasnya, kepada Tribunjambi.com di loket miliknya, Selasa (10/9/2019).

Baca: OM Cafe, Sajikan Kuliner Khas Pesisir Laut Jambi, Harganya Tak Sampai Rp 20 Ribu

Baca: VIDEO: Pelaku Mengaku Dajjal, Pemuda di Muarojambi, Bacok Ibu Tukang Sayur hingga Tewas

Baca: Cekcok Masalah Foto, Suami Perlihatkan Potret Istri Lagi Pelukan Pria Lain, Wanita Ini Gantung Diri

Menurut Khadir, dampak dari kabut asap terhadap pelayaran di pelabuhan yaitu pengurangan kapasitas penumpang untuk keberangkatan yang mana semula sekitar 30 penumpang dikurangi menjadi separo penumpang karena dampak dari kabut asap.

"Penumpang kita kurangi menjadi separuh supaya aman kita di laut," katanya

Kabut asap sendiri juga membuat para supir harus berhati hati agar selalu mengutamakan keselamatan para penumpang, untuk itu kecepatan dari supir harus dikurangi.

Baca: VIDEO: Detik-detik Bus Mira vs Toyota Innova Kecelakaan Maut di Nganjuk, 3 Orang Meninggal di Tempat

Baca: Kenang Ani Yudhoyono, Air Mata SBY Tumpah Saat Joy Tobing Nyanyi Lagu Candle In The Wind

Baca: Kondisi Terkini Bj Habibie, Ini Deretan Pejabat dan Mantan Pejabat yang Datang ke RSPAD

"Keselamatan penumpang harus di utamakan walaupun kabut asap makin tebal, karena itu kecepatan harus di kurangi agar penumpang selalu terjaga dan selamat," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved