Jumat, 8 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Asusila

Gara-gara Meperkosa Tetangga di Ladang Begini Nasib Petani di Sumenep Ini!

Seorang petani asal Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, A (40), dihajar massa.

Tayang:
Editor:
The Clinical Advisor
Ilustrasi pemerkosaan. Gadis asal Pontianak dirudapaksa di hotel selama lima hari 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang petani asal Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, A (40), dihakimi massa.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan kronologi dugaan pemerkosaan yang dilakukan A kepada SW.

Baca: Peserta The Voice Ini Bikin Armand Maulana Menangis, Juri Lain Gemas Tak Kenal Suara Anak Sendiri

Baca: 4 Fakta Pembunuhan Tatik, Luka Bacok hingga Pelaku Potong Alat Kemaluan Sendiri

Baca: Agar Kulit Tak Rusak, 5 Bahan Skincare ini Harus Kamu Hindari

 

Menurut AKP Widiarti, sebelum kejadian, A menghubungi SW melalui telepon untuk bertemu di lahan kosong.

SW sempat menolak ajakan A, namun kemudian diancam akan dibunih jika menolak ajakan tersebut.

"Korban diancam akan dibunuh bila tidak melayani kemauan pelaku waktu ditelpon sekitar pukul 18.30 WIB," kata AKP Widiarti, Minggu (8/9/2019).

Karena terancam, SW kemudian mendatangi tempat yang ditentukan untuk bertemu dengan A sendirian.

Sesampainya di teras rumah, suami SW, MH menanyakan keperluan sang istri keluar rumah.

 

"Saya diancam mau dibunuh kalau tidak menemui A di tegal milik D," kata AKP Widiarti menirukan pengakuan SW.

Baca: VIDEO: Asap Tebal Selimuti Wilayah Kota Jambi, Siswa Sekolah Diliburkan

Baca: Terungkap Permintaan Terakhir Fathir Ahmad, Bocah Korban Bully Hingga Meninggal Dunia

Baca: 5 Kandungan Vitamin C yang Ada di Skincare & Manfaatnya, Dapatkan Kulit Sehatmu!

Karena itu, MH kemudian membuntuti istrinya ini menuju tengah tegalan milik saudara D.

AKP Widiarti menyebut, MH sempat kehilangan jejak sang istri.

Karena itu, MH akhirnya melepon dari Kepala Dusun, Mohtar dan adik iparnya, S, untuk membantu mencarikan istrinya.

"Sekitar 30 menit jalan kaki SW tiba di tempat pertemuannya," ucap AKP Widiarti.

 

"Di sana, pelaku sudah menunggu korban sambil memegang celurit tanpa sarung di tangan kanannya," tambah dia.

Setelah bertemu, A mengajak SW berjalan kaki sejauh 500 meter.

A kemudian memperkosa SW di sebuah lahan kosong di sana.

Baca: 4 Fakta Satu keluarga Tewas Akibat Kecelakaan Maut, Toyota Agya Tabrak Truk di Probolinggo

Baca: Tanggapan Legenda Bulutangkis Audisi PB Djarum Berhenti, Khawatirkan Suplai Atlet-atlet Nasional

Baca: VIDEO: Audisi Bulutangkis PB Djarum Dihentikan, KPAI Tuding Ada Unsur Eksploitasi Anak

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved